Loading...
Loading…
Cara Elegan Shin Tae-yong dan Park Hang-seo saat Timnya Dirugikan Wasit, Penuh Kewibawaan

Cara Elegan Shin Tae-yong dan Park Hang-seo saat Timnya Dirugikan Wasit, Penuh Kewibawaan

Olahraga | inewsid | Jumat, 24 Desember 2021 - 08:59

SINGAPURA, iNews.id- Contoh terpuji ditunjukkan dua pelatih top asal Korea Selatan Shin Tae-yong dan Park Hang-seo di Piala AFF 2020. Keduanya menunjukkan cara elegan merespons saat timnya dirugikan wasit.

Keputusan wasit semifinal Piala AFF 2020 memang tengah menjadi sorotan. Dari dua laga semifinal Piala AFF 2020 setidaknya ada beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan salah satu tim.

Hal paling terlihat ketika laga Vietnam vs Thailand di leg pertama semifinal Piala AFF 2020, Kamis (23/12/2021) malam WIB. Saat itu, anak asuh Park Hang-seo takluk dari Thailand lewat brace Chanathip Songkrasin pada menit ke-14 dan 23.

Selain kekalahan Vietnam, keputusan wasit di laga itu menjadi sorotan. Wasit asal Qatar Saoud Ali Al-Adba dinilai banyak memberikan keputusan-keputusan yang kontroversial.

Di antaranya, saat kiper Thailand Chatchai Bootprom keluar dari kotak penalti dan melanggar pemain Vietnam, Nguyen Van Toan. Dia menjatuhkan Van Toan dengan menarik baju. Namun sang pengadil hanya memberikannya kartu kuning.

Lalu ada, pemain Thailand Weerathep Pomphan jelas-jelas melakukan handball di kotak terlarang. Tapi Saoud mengabaikannya dan melanjutkan pertandingan.

Namun, Park Hang-seo enggan merespons berlebihan terkait insiden itu. Dia justru legawa menerima kekalahan dan ogah menunjuk wasit sebagai biang keladi.

"Saya tidak ingin menyebut wasit. Jika diberi kesempatan, saya pikir Anda harus menonton pertandingan lagi dan melihat kejadian-kejadian tersebut," kata Park Hang-seo pada saat konferensi pers setelah pertandingan seperti dilansir dari tuoitre.vn.

Respons serupa diperlihatkan pelatih asal Korsel lainnya, Shin Tae-yong. Shin Tae-yong mendamping Timnas Indonesia melawan Singapura di leg pertama, Rabu (22/12/2021).

Laga sengit itu berkesudahan 1-1. Namun, Indonesia sebenarnya mendapat keuntungan ketika pemain Singapura melanggar Ricky Kambuaya yang melakukan penetrasi ke kotak penalti. Terlihat pelanggaran tersebut terjadi di dalam kotak penalti, namun wasit Kim Hee-gon hanya menunjuk tendangan bebas.

Shin Tae-yong juga enggan mempermasalahkan hal itu. Dia sepenuhnya menghargai keputusan wasit.

"Kita harus menghargai keputusan wasit. Ke depannya kita harus menghargai wasit, satu pekerjaan yang sama dengan kita (di sepak bola)," tuturnya.

Mentalitas seperti kedua pelatih itu patut dicontoh. Apapun keputusan wasit di lapangan layaknya memang harus dihargai.

Original Source

Topik Menarik