Loading...
Loading…
Merah Putih Dilarang di Piala AFF? Duh, Menyedihkan Sekali

Merah Putih Dilarang di Piala AFF? Duh, Menyedihkan Sekali

Olahraga | rm.id | Selasa, 23 November 2021 - 08:00

Insiden tidak berkibarnya bendera Merah Putih pada Piala Thomas dan Uber di Denmark (17/10) lalu, ternyata menular ke Piala AFF 2020. Di ajang kompetisi bola tingkat Asia Tenggara itu, Indonesia juga dilarang kibarkan Merah Putih. Kabar ini bikin geram warga dunia maya. Duh, memalukan sekali.

Kabar dilarangnya Indonesia kibarkan bendera Merah Putih ini pertama kali disampaikan akun Twitter @theaseanball , Sabtu (20/11). Unggahan tersebut langsung viral dan menuai banyak kekesalan dari para pencinta bola Tanah Air.

Menurut akun tersebut, larangan Merah Putih berkibar tak lepas dari sanksi yang dijatuhkan Badan Antidoping Dunia (WADA) kepada Indonesia. Gara-gara sanksi WADA ini, Indonesia harus menelan sejarah pahit, tidak bisa kibarkan Merah Putih, meskipun keluar sebagai pemenang Piala Thomas di Denmark, Oktober lalu.

Selain Timnas Indonesia, Thailand juga mengalami nasib yang sama. Juara bertahan AFF 2012 dan 2016 ini, juga kena sanksi dan tidak bisa mengibarkan bendera negaranya.

Karena larangan Badan Anti-Doping Dunia (WADA), Thailand dan Indonesia akan ditolak haknya untuk mengibarkan bendera nasionalnya di acara semacam itu, termasuk Piala AFF 2020 , cuit @theaseanball .

Baca Juga :
Resmi! Bendera Indonesia Dilarang Berkibar di Piala AFF 2020

Untuk diketahui, Piala AFF 2020 akan berlangsung di Singapura, 5 Desember sampai 1 Januari 2022. Dalam kompetisi tersebut, Indonesia masuk dalam grup neraka bersama Malaysia, Vietnam, Laos, dan Kamboja.

Terkait sanksi dari WADA, semalam Rakyat Merdeka coba mengonfirmasi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Sayangnya, telepon dan pesan singkat yang dikirim tidak direspons menteri asal Golkar itu.

Seperti diketahui, seusai insiden tidak berkibarnya bendera Merah Putih di Piala Thomas, berbagai kecaman datang kepada pemerintah. Agar kejadian tidak terulang lagi, Presiden Jokowi lantas memerintahkan Menpora secepatnya menyelesaikan masalah sanksi WADA kepada Indonesia. Amali bahkan sudah menggelar rapat bersama Presiden dan Ketua Umum Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).

"Beliau meminta kami untuk memenuhi permintaan WADA kepada LADI. Presiden meminta persoalan itu diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya," kata Amali, Oktober lalu.

Pemerintah juga sudah membentuk satuan tugas yang diketuai Ketua Umum KOI (NOC) Raja Sapta Oktohari. Tugasnya mempercepat dan menginvestigasi kasus sanksi WADA kepada LADI.

Baca Juga :
Bebas dari Sanksi WADA, Timnas Indonesia Jadi yang Pertama Kibarkan Merah Putih di AFF U-23

"Pemerintah juga bekerja sama dengan Badan Anti-Doping Jepang (JADA) yang akan memberikan supervisi dalam menyelesaikan masalah dengan WADA. Jepang berkomitmen membantu Indonesia agar segera menyelesaikan masalah itu," cetus Amali.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai sanksi ini bikin malu Indonesia. Terlebih jika dilihat dari prestasi baik para atlet dan juga pemerintah dalam membangun area olahraga bertaraf dunia.

Negeri ini punya GBK (Glora Bung Karno), Mandalika, JIS (Jakarta International Stadium), dan arena olahraga kelas internasional lainnya serta atlet kelas dunia. Kiranya tak berlebihan bila kita menyebut mereka yang menyebabkan Merah Putih gagal berkibar. Padahal kita juara adalah sekumpulan bedebah pembuat malu negara , kritik Hensat dalam akun @satriohendri .

Kabar ini juga membuat kaget dan bikin geram warganet. Kirain udah dicabut sanksi nya setelah kemarin KOI melakukan loby ke WADA, kata @Khoiry_Raf . Lobby nya cuma formalitas doang biar kelihatan kerja wkwk, balas @ibn_sabiyl . Dari pihak WADA sendiri belum ada konfirmasi soalnya pihak kita selalu koar-koar udah komunikasi dan diterima oleh WADA, takutnya bener aja cuma formalitas dan tetap lanjut sanksi sampe tahun depan, timpal @Algie_Agestian .

Aku pikir kolonialisme & terorisme yang menghambat bendera Merah Putih berkibar, ternyata kebodohan pejabat sendiri, pejabat yang sering mengaku bahwa dia yang paling nasionalis, kata @halfgelutprince . Berarti nego-nego tim ahli Kemenpora di Eropa gagal dong. Idih nego, kaya akrab aja, canda @haerulum . Gak apa-apa dah dikibarin juga malu-maluin doang. Biar PSSI aja kalau gak juara kan dia yang malu, celetuk @smoothdaddy_ .

Akun @twthappyvora punya usul, kalau nanti Indonesia juara, maka tidak perlu bendera PSSI yang dikibarkan. Pake burung garuda aja, usulnya. Daripada pake bendera PSSI, aku pikir kenapa engga pake bendera dengan gambar Garuda Pancasila di tengah dan dengar latar putih, balas @MasMarco1955 . Pake bendera slank aja daaah, timpal @ucisanusi . [MEN]

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{