Saatnya Juventus Fokus ke Liga Champions

Olahraga | republika | Published at Minggu, 14 November 2021 - 09:45
Saatnya Juventus Fokus ke Liga Champions

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Mantan pelatih Juventus, Marcelo Lippi mengomentari situasi eks timnya musim 2021/22. Secara khusus di pentas Liga Serie A Italia.

Awalnya, Lippi selalu memasukkan Juve dalam kandidat calon peraih scudetto. Tapi kali terasa berbeda. Ia melihat Bianconeri mulai kesulitan bersaing di papan atas liga domestik.

"Saya tidak tahu tentang Juventus. Mereka mungkin sudah mempertimbangkan situasinya, dan memutuskan untuk fokus ke Liga Champions," kata tokoh berusia 73 tahun kepada Sky , dikutip dari Football Italia , Ahad (14/11).

Lippi melihat tiga tim berpeluang besar menjadi jawara Serie A. Dimulai dari Napoli dan AC Milan. Partenopei serta Rossoneri belum terkalahkan hingga 12 giornata.

Sebanyak 11 pertandingan berhasil mereka menangkan. Sisanya, satu partai berkesudahan imbang. Kedua kubu sama-sama mengoleksi 32 poin.

Napoli berada di singgasana klasemen sementara. Skuat polesan Luciano Spalletti unggul selisih gol atas Zlatan Ibrahimovic dan rekan-rekan. Lalu Inter Milan yang mengoleksi 25 angka berada di urutan ketiga.

"Milan dan Napoli memiliki awal yang fantastis musim ini, tetapi mereka juga harus mengingat Inter," ujar Lippi.

Sosok yang pernah membawa tim nasional Italia meraih gelar Piala Dunia 2006 ini terkesan melihat hasil kerja Stefano Pioli. Menurutnya, allenatore kelahiran Parma itu membuat Milan memainkan sepak bola indah. Ia memahami jika Il Diavolo kesulitan bersaing di Liga Champions (UCL) musim ini.

Menurut Lippi, fakta demikian dikarenakan Pioli dan para pemain Milan belum terbiasa mengikuti ritme di UCL saat ini. Maklum, sebelummya elit kota mode itu tujuh tahun absen dari kompetisi terelit benua biru. Butuh penyesuaian lagi.

"Pioli mengingatkan saya pada Carlo Ancelotti dan ini pujian yang nyata," ujar Lippi.

Ia juga memuji kedewasaan Spalletti. Menurutnya, saat berada di Partenopei saat ini, eks juru taktik Nerazzurri itu nampak lebih tenang, reflektif dan siap berdialog dengan siapa saja saja.

Artikel Asli