7 Balapan Monumental Valentino Rossi, Nomor 6 Bikin Marquez Celaka

Olahraga | sindonews | Published at Minggu, 14 November 2021 - 10:00
7 Balapan Monumental Valentino Rossi, Nomor 6 Bikin Marquez Celaka

VALENCIA - Valentino Rossi akan melakoni balapan terakhir di MotoGP saat mengaspal di Circuit Ricardo Tormo - GP Valencia, Minggu (14/11/2021). Sepanjang kariernya, Rossi telah banyak makan asam garam di lintasan balap.

Pembalap asal Italia berjuluk The Doctor sudah 26 tahun menggeluti grand prix sepeda motor. Meski performanya menurun di penghujung karier, Rossi tetap tercatat sebagai salah satu pembalap tersukses dengan 9 gelar juara dunia.

Dari 9 gelar juara dunia, 7 di antaranya di kelas 500cc/MotoGP, serta masing-masing sekali di kelas 125cc dan 250cc. Selama itu, Rossi telah ambil bagian dalam 431 balapan, menang 115 kali, 235 kali naik podium, meraih 65 pole positions, dan 96 fastest lap.

Berikut 7 balapan tak terlupakan The Doctor:

1. Phillip Island 2001: Gelar Perdana

Valentino Rossi meraih gelar juara dunia pertama di grand prix sepeda motor usai tampil di Sirkuit Philip Island, GP Australia 2001. Rossi terpaksa head to head melawan Max Biaggi hingga lap terakhir untuk menjadi pembalap pertama yang menyentuh garis finis.

Kemenangan perdana Rossi di grand prix sepeda motor sekaligus menandai era terakhir 500cc. Setelahnya, Rossi tampil begitu mendominasi di lintasan balap bersama Honda.

2. Welkom 2004: Pindah Tim

Setelah memenangi tiga gelar juara dunia beruntun bersama Honda, Rossi menjajal tantangan baru pada 2004 dengan hijrah ke Yamaha. Apalagi Yamaha dalam kondisi terpuruk setelah gagal menang dalam 18 bulan terakhir.

Rossi menjawab kritikan dengan tampil cemerlang bersama Yamaha di MotoGP Welkom, Afrika Selatan, 2004. Pembalap asal Italia itu berhasil mengunci gelar juara dunia bersama Yamaha -sekaligus menjadi pebalap pertama yang mampu back to back juara dunia di kelas utama dengan dua pabrikan berbeda.

3. Jerez 2005: Pecundangi Sete Gibernau

Valentino Rossi punya cukup banyak rival di masa mudanya, salah satunya Sete Gibernau. Pada 2005, keduanya masuk dalam fase puncak persaingan di MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez.

Tensi tinggi kedua rider sudah terlihat sejak sesi latihan bebas dan mencapai puncaknya di sesi balapan. Insiden kontroversial kemudian terjadi di lap ke-27 alias lap pamungkas di mana keduanya bersenggolan.

Sete Gibernau yang merupakan pembalap tuan rumah akhirnya melebar, sementara Rossi melenggang ke garis finis. Saat di podium juara, Rossi mendapat cemooh dari seluruh penonton karena dianggap

4. Laguna Seca 2008: Casey Stoner

Casey Stoner dianggap salah satu rival terberat Valentino Rossi. Pada 2008 di Laguna Seca, Amerika Serikat, motor Ducati yang dikemudikan Stoner tampil begitu dominan sejak sesi latihan bebas.

Ketika memasuki sesi perlombaan, di tikungan corkscrew. Rossi membuat manuver di tepi lintasan untuk menyalip Stoner. Aksi tersebut rupanya membuat Stoner terjatuh dari motornya hingga kehilangan kesempatan memenangi lomba.

Seusai balapan, Stoner menolak berjabat tangan dengan Rossi. Pebalap Ducati asal Australia itu menuding Rossi melakukan cara kotor untuk menang dengan menjatuhkannya di tengah perlombaan.

5. Catalunya 2009: Kedatangan Lorenzo dan Gelar Terakhir

Pada 2008, Valentino Rossi mendapat rekan satu tim baru di Yamaha. Rekan baru itu adalah seorang pembalap muda bernama Jorge Lorenzo yang punya bakat luar biasa di dalam lintasan.

Semusim setelah kedatangan Lorenzo, Valentino Rossi terlibat persaingan sengit dengan Lorenzo hingga aksi saling salip di Catalunya, Spanyol 2009. Rossi memenangkan gelar juara dunia di musim tersebut, yang sekaligus menandai titel terakhirnya di lintasan balap grand prix sepeda motor.

6. Sepang 2015: Rossi Tendang Motor Marquez

Pada musim 2015, Valentino Rossi dan Marc Marquez terlibat perselisihan sengit di dalam dan di luar lintasan. Puncaknya adalah ketika Valentino Rossi menendang Marc Marquez pada lap ketujuh MotoGP Sepang 2015.

Sebelum insiden itu, tensi panas sudah terasa. Dalam konferensi pers pra-lomba MotoGP Sepang, Valentino Rossi menuding Marc Marquez membantu Jorge Lorenzo.

Di tengah perlombaan, Rossi terus diganggu oleh kehadiran Marc Marquez yang dianggap memberi jalan pada Lorenzo. Rossi kemudian menendang Marquez hingga terjatuh.

Dalam wawancara pasca perlombaan, Rossi tidak memungkiri fakta bahwa dirinya benci dengan cara Marquez menghalangi jalurnya. Namun, Rossi membantah telah menendang Marquez hingga terjatuh.

"Jika Anda melihat dari kamera helikopter, itu bersih. Kaki saya memang terangkat, tapi sebelum itu dia sudah terjatuh dari motornya," kata Rossi.

7. Seri Emilia-Romagna 2021: Balapan Kandang Terakhir

Juara dunia sembilan kali yaitu Valentino Rossi telah menyelesaikan balapan kandang terakhirnya di MotoGP, 25 Oktober 2021 lalu. Seri Emilia-Romagna di Sirkuit Misano menjadi perpisahan terakhir terhadap fans dari Italia.

Balapan ini pun menjadi sangat emosional bagi sang legenda balap bernomor 46 itu. Rossi finis di posisi ke-10 pada balapan tersebut. Meski gagal naik podium, Rossi mendapat sambutan luar biasa dari ribuan suporter yang hadir di sirkuit.

"Suasana di sekitar trek sangat fantastis, ada banyak orang, matahari bersinar, saya senang. Itu bagus dan sangat-sangat emosional. Ini tidak terlupakan," kata Rossi.

Artikel Asli