Cari Bibit Atlet, Disporapar Kota Malang Gelar Kejuaraan Voli Antar-SMP

Olahraga | jatimtimes.com | Published at Kamis, 11 November 2021 - 15:19
Cari Bibit Atlet, Disporapar Kota Malang Gelar Kejuaraan Voli Antar-SMP

JATIMTIMES - Kejuaraan bola voli antar SMP se Kota Malang tahun 2021 kembali digelar. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mengadakan kejuaraan tersebut dengan tujuan untuk mencari bibit atlet voli.

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disporapar Kota Malang Wahyu Setiawan mengatakan bahwa kejuaraan bola voli tahun ini berlangsung di GOR Ken Arok. Kejuaraan itu difokuskan untuk mencari bibit atlet voli bagi Kota Malang.

Disporapar melalui bidang olahraga menggelar kejuaraan bola voli antar SMP se kota Malang. Gunanya untuk apa? Untuk mencari bibit atlet voli di Kota Malang, kata Wahyu, Kamis (11/11/2021) saat dijumpai di GOR Ken Arok usai pembukaan kejuaraan.

Menurut Wahyu, kejuaraan bola voli antar-SMP se-Kota Malang ini diputar karena berkaca dari prestasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2019. Saat itu, kontingen Kota Malang terlempar dari posisi dua besar.

Diketahui bersama Kota Malang pada Porprov 2019 lalu tertinggal. Padahal dulunya selalu menjadi runner-up di bawah Surabaya. Namun, tertinggal dari Kediri dan Sidoarjo, ungkap Wahyu.

Oleh sebab itu kami kerja sama dengan KONI untuk mencari bibit atlet dan kemudian bisa kami didik dan kami kirim ke porprov atau kejuaraan yang lain, imbuh Wahyu.

Suasana pembukaan kejuaraan bola voli antar SMP se Kota Malang di GOR Ken Arok (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

Pada kejuaraan ini, Wahyu menuturkan bahwa ada 17 tim putra dan 11 tim putri yang mewakili masing-masing sekolah.

Disinggung mengapa menggelar kejuaraan bola voli antar-SMP, Wahyu menjelaskan bahwa usia antara 12-15 tahun nantinya bisa disiapkan untuk bisa berlaga di kejuaraan setingkat popda dan berlanjut ke porprov serta kejuaraan lebih tinggi lainnya.

Voli saat ini memang sasarannya SMP. Karena apa? Kalau porprov kan tanahnya KONI dan tim porprov sudah terbentuk. Jadi, kami melihat di sisi popda. Itu kan diikuti usia-usia SMP. Maka dari itu, kami membidik segmen itu, jelas Wahyu.

Artikel Asli