Top, 4 Atlet DKI Pecahkan Rekor Di Peparnas Papua

Olahraga | rm.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 12:40
Top, 4 Atlet DKI Pecahkan Rekor Di Peparnas Papua

Empat atlet penyandang disabilitas DKI Jakarta berhasil memecahkan rekor di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021. Mereka adalah Maria Goreti Sumiyati dan Fajar Budi Pratama dari cabang olahraga (cabor) atletik serta Diandra Hasna Fadhillah dan Laura Aurelia Dinda Sekar dari cabor renang.

Laura Aurelia Dinda Sekar berhasil memecahkan rekor Asean Paragames 2017 di Peparnas XVI Papua 2021. Bertanding di nomor 100 meter gaya bebas S6 putri, Laura berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 1.26.21 menit.

Ketua Kontingen DKI Jakarta di Peparnas XVI Tedi Cahyono mengatakan, Laura memecahkan rekor yang ditorehkannya sendiri di Asean Paragames 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. "Saat itu Laura berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 1.30.27 menit. Ini prestasi yang menggembirakan sekaligus membanggakan," ujarnya, Kamis (11/11), seperti dikutip Berita Jakarta.

Untuk Maria Goreti Samiati, dia memecahkan rekor nasional nomor lari 1.500 meter T54 putri setelah berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 4.28.55 menit. "Maria memecahkan rekornya sendiri saat bertanding di Peparnas XV di Bandung, Jawa Barat, tahun 2016 dengan catatan waktu 4.29.00 menit," terangnya.

Sedangkan Diandra Hasna Fadhillah berhasil menorehkan rekor nasional nomor 50 meter gaya punggung S15 putri setelah berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 39,47 detik. "Diandra memecahkan rekor Peparnas XV Jawa Barat 2016 atas nama Chelsy Prilia dengan catatan waktu 43,77 menit," ungkapnya.

Sementara Fajar Budi Pratama berhasil menorehkan rekor nasional cabor atletik nomor lompat jauh putra TRW F+54 dengan catatan lompatan sejauh 6,37 meter. Fajar berhasil mematahkan rekor nasional sebelumnya yang ditorehkan oleh atlet asal Jawa Timur di Peparnas XV Jawa Barat 2016 dengan lompatan sejauh 6,18 meter.

"Ini merupakan prestasi yang menggembirakan, karena ini cabang terukur, objektif, dan tidak ada rekayasa. Perhatian Pemprov DKI Jakarta selama ini terhadap para atlet penyandang disabilitas yang akan berlaga di Peparnas Papua ini memberikan pengaruh luar biasa, sangat menyemangati dan memotivasi atlet-atlet kita," terang Tedy.

Ia menambahkan, raihan medali emas dan sejumlah rekor baru yang berhasil ditorehkan atlet DKI Jakarta pada Peparnas XVI Papua 2021 ini diharapkan dapat memotivasi atlet-atlet lainnya untuk semangat mendulang prestasi.

"Sesuai visi Pak Gubernur (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) yang mencanangkan atlet-atlet DKI tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tapi tingkat internasional. Rekor-rekor baru ini diharapkan dapat memotivasi dan menyemangati atlet lainnya untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Tidak hanya sekadar mendapatkan medali emas tapi memperbaiki rekor, dengan memecahkan rekor-rekor baru," tandasnya. [ TIF ]

Artikel Asli