Yunani Vs Spanyol, Tanduk Matador Diuji

Olahraga | rm.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 05:49
Yunani Vs Spanyol, Tanduk Matador Diuji

Timnas Spanyol dijadwalkan bertemu Yunani pada lanjutan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup B di Athens Olympic Stadium, Jumat (12/11) dini hari nanti. Tim berjuluk Matador diprediksi menang dengan sangat mudah.

Laga ini membuat Spanyol berpeluang kembali ke puncak klasemen. Saat ini mereka hanya tertinggal dua angka dari Swedia yang menempati peringkat teratas dengan 15 poin.

Skuad asuhan Luis Enrique mesti menang atas Yunani, sembari berharap Swedia ditaklukkan oleh Georgia dalam laga di hari yang sama.

Namun, Yunani bukan lawan yang mudah dikalahkan. Apalagi, pada Maret 2021, Timnas Yunani bisa menahan imbang Spanyol dengan skor 1-1, dalam laga di Stadion Los Crmenes, Granada.

Modal lain yang dimiliki Yunani jelang laga nanti adalah dukungan penuh dari para fans. Tim berjuluk Galanolefki tersebut bakal tampil di markasnya, Stadion Olimpiade Athena.

Menjelang laga kontra Yunani pekan ini, Timnas Spanyol mengalami kendala badai cedera pemain yang membuat pelatih Luis Enrique harus memutar otak demi mencari formasi susunan pemain yang terbaik. La Furia Roja bakal kehilangan penyerang tersuburnya, Ferran Torres.

Padahal, sejauh ini penyerang 21 tahun itu telah menorehkan total empat gol untuk Spanyol, terbanyak dibanding pemain lain di tim. Tidak adanya Torres di barisan depan Spanyol berpotensi membuat ketajaman lini serang La Furia Roja tereduksi.

Kebijakan saya, tidak mengambil risiko. Setiap kali ada yang merasa tak nyaman, saya mendorong mereka untuk tidak bermain, terang Enrique mengenai Ferran Torres, seperti dilansir AS Diario .

Namun , Enrique masih bisa menurunkan Dani Olmo yang baru saja pulih dari cedera. Penyerang Leipzig tersebut tak kalah tajam dibanding Torres. Ia menyumbang dua gol dari tiga laga yang dimainkan bersama Spanyol. Enrique juga masih bisa mengandalkan striker tengah asal Juventus, Alvaro Morata.

Akhir-akhir ini Morata mulai kembali menunjukkan eskalasi performa. Ia berhasil menyumbang satu gol saat Juventus menaklukkan Zenit 4-2 di ajang UCL.

Sementara, kekuatan lini belakang Spanyol sejauh ini masih cukup bagus. Dari enam laga yang dimainkan, gawang Spanyol baru jebol lima kali, paling sedikit kedua di Grup B Zona Eropa, setelah Swedia (2 kali kebobolan).

Beban La Furia Roja pun berpotensi berkurang, sebab tuan rumah dipastikan kehilangan beberapa pemain andalan, termasuk Anastasios Bakasetas. Pemain yang telah menyumbangkan 3 gol dan 1 assist di Pra Piala Dunia 2022 itu mendapatkan hukuman larangan bermain karena akumulasi kartu.

Enrique pun tetap waspada. Dia menilai Yunani tidak hanya bergantung pada 1-2 pemain. Karena itu, ia tetap meminta skuad Spanyol tampil optimal. Yunani solid, dan (saat mereka bermain) di kandang, itu rumit. (Sementara) Swedia adalah saingan langsung dan saat ini mereka memimpin, ujar Enrique.

Dia mengaku, timnya layak menang di negara mereka. Para pemain harus belajar menerima tekanan saat bermain, demi menuju piala dunia. Georgios Tzavellas bakal kembali tampil memperkuat barisan pertahanan Yunani.

Sebelumnya, dia harus absen usai mendapatkan hukuman akumulasi kartu. Sayangnya, pelatih John vant Schip kehilangan dua pemain lain, yakni Pantelis Hatzidiako dan Anastasios Bakasetas.

Kehilangan sejumlah pemain itu merupakan pukulan berat bagi Yunani. Terlebih, nama terakhir dianggap memainkan peran sentral dalam 4 gol Yunani dalam 6 laga terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa.

Di kubu Spanyol, juga kehilangan banyak pemain jelang lanjutan jadwal kualifikasi November ini. Yang bakal absen, antara lain Pedri, Mikel Oyarzabal, Ferran Torres, dan Ansu Fati. Semuanya ditarik keluar dari skuad karena cedera. Opsi terbaik yang dimiliki pelatih Luis Enrique adalah memainkan Koke, Rodri, dan Carlos Soler. [DNU]

Artikel Asli