Djibril Cisse Sebut Pemain Hebat asal Prancis: Dia Sama Jagonya dengan Lionel Messi

Olahraga | inewsid | Published at Rabu, 03 November 2021 - 10:37
Djibril Cisse Sebut Pemain Hebat asal Prancis: Dia Sama Jagonya dengan Lionel Messi

PARIS, iNews.id - Mantan pemain Liverpool, Djibril Cisse menyebut satu pemain Prancis yang dikaguminya. Dia pun memilih Hatem Ben Arfa.

Setiap tahunnya, Prancis selalu mencetak bakat-bakat besar di sepak bola. Terutama generasi kelahiran 1987 yang terbukti banyak mendulang kesuksesan dan ketenaran.

Sebut saja Karim Benzema, Blaise Matuidi, sampai Samir Nasri. Ketiganya merupakan beberapa contoh pemain Prancis kelahiran 1987 yang mendulang kesuksesan di klub maupun timnas.

Khusus Benzema, dia masih bermain impresif di klub sebesar Real Madrid. Ketajamannya di lini depan Los Blancos seolah tak terkikis meski usianya sudah menginjak 34 tahun.

Namun, Benzema bukanlah pemain Prancis kelahiran 1987 terhebat menurut Djibril Cisse. Menurut eks striker Timnas Prancis dan Liverpool itu, Hatem Ben Arfa adalah yang terhebat.

Cisse mengungkapkan hal tersebut di akun YouTube Soyons Foot, Minggu (31/10/2021). Sosok berusia 40 tahun terkesima dengan skill Ben Arfa ketika tampil di lapangan pertandingan. Bahkan Cisse tak ragu menyamakan bakat Ben Arfa dengan Lionel Messi.

"Secara teknis, Hatem (Ben Arfa). Saya mungkin terdengar gila tapi saya pikir Ben Arfa levelnya sama seperti Messi," ucap Cisse yang pernah setim dengan Ben Arfa di Marseille pada 2008.

Djibril Ciss : Je veux pas passer pour un fou, mais Hatem Ben Arfa a un bon niveau, a vaut un Lionel Messi. Moi je lai vu faire des trucs En termes de qualit intrinsque, ctait vraiment, vraiment du haut niveau. (Booska P) pic.twitter.com/s9DcTu90k6

Instant Foot (@lnstantFoot) October 31, 2021

"Saya telah menyaksikan dia melakukannya. Saya katakan sekali lagi, Hatem saat di puncaknya, adalah Messi," ujarnya lagi.

Hatem Ben Arfa pernah mencuat namanya di Newcastle United pada periode 2010-2015. Tak ada gelar yang dipersembahkan Ben Arfa pada The Magpies, tapi dia dicintai oleh fans.

Diberkahi kemampuan dribel mumpuni membuat Ben Arfa gemar mengacak-acak pertahanan lawan sendirian. Momen terbaiknya terjadi saat melawan Bolton Wanderers pada April 2012.

Saat itu Ben Arfa mencetak gol melalui solo run dari tengah lapangan. Salah satu media Inggris, The Independent, menyebut momen tersebut sebagai "momen genius".

Sayangnya, nama Ben Arfa tak bisa menyaingi Messi dan pemain top yang lain. Dia kerap cedera dan tampil kurang konsisten.

Selain Newcastle, Ben Arfa pernah membela klub besar salah satunya Paris Saint-Germain pada 2016-2018. Di klub kaya Liga Prancis itu pria kelahiran Clarmant menjuarai Piala Copa dan Piala Liga pada musim 2016/2017.

Dari PSG, Ben Arfa mencoba peruntungan ke klub lain. Terakhir dia membela Bordeaux pada musim 2020/2021.

Sampai saat ini, Ben Arfa berstatus tanpa klub. Belum ada kabar dia akan kembali merumput atau memilih gantung sepatu.

Artikel Asli