PSG Dituding Langgar Aturan FFP, Presiden Liga Spanyol Klaim Punya Buktinya

okezone | Olahraga | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 03:40
PSG Dituding Langgar Aturan FFP, Presiden Liga Spanyol Klaim Punya Buktinya

MADRID-Paris Saint-Germain (PSG) terus jadi sorotan usai berhasil mendatangkan sederet pemain bintang di bursa transfer musim panas 2021. Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, kini mengklaim memiliki bukti bahwa PSG telah melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

PSG mendatangkan Lionel Messi pada musim panas kemarin dengan status bebas transfer sehingga menambahkan gaji selangit pemain Argentina tersebut ke dalam anggaran pengeluaran klub. Padahal, tim mereka sudah dipenuhi bintang-bintang kelas dunia, seperti Neymar dan Kylian Mbappe.

Lionel Messi

FFP memastikan klub tidak boleh memiliki pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Tebas menegaskan PSG tidak mungkin menghasilkan pendapatan yang cukup untuk membayar skuad yang mereka miliki.

"Saya mengkritik PSG karena tidak menghasilkan uang untuk memiliki skuad yang dimiliki mereka sekarang," kata Tebas dalam wawancara dengan l'Equipe.

"Ini menyebabkan distorsi kompetisi dalam ekonomi sepak bola Eropa. Itu tidak sesuai dengan sponsor sebenarnya," lanjutnya.

"Bagaimana PSG bisa menjelaskan kepada kami bahwa mereka memiliki skuad senilai hampir 600 juta euro (Rp9,85 triliun)? Bila Anda memenangkan Ligue 1, Anda tidak akan mendapatkan lebih dari 45 juta euro (Rp738 miliar), itu mustahil," jelas Tebas.

"Saya mengundang presiden PSG dan presiden liga Prancis menunjukkan kepada mereka angka yang kami miliki dan di mana letak penyimpangannya. Mereka tidak menjawab saya. Mereka cepat mengkritik saya, bukan menjawab saya," tutur Tebas.

Artikel Asli