Robert Lewandowski Desak Pemilihan Ballon d`Or 2021 Bebas Unsur Politis

Olahraga | sindonews | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 14:02
Robert Lewandowski Desak Pemilihan Ballon d`Or 2021 Bebas Unsur Politis

MUNICH - Robert Lewandowski berharap tak ada lagi unsur politis dalam pemungutan suara peraih Ballon d'Or 2021. Bintang Bayern Muenchen itu mendesak pemilihan hanya berdasar ukuran pemain terbaik di dunia.

Striker berusia 33 tahun itu difavoritkan memenangkan Ballon d'Or sejak tahun lalu. Dia masuk daftar karena telah mencetak 55 gol di semua kompetisi yang merupakan salah satu terbanyak di Eropa.

Namun, pemilihan tahun lalu harus dibatalkan karena pandemi Covid-19. Meski begitu, ia tetap menjadi kandidat di satu tahun berikutnya.

Kapten timnas Polandia ini yakin bahwa kesuksesannya beberapa tahun terakhir mengantarkannya pada gelar tersebut. Ia pun mengaku telah memikirkan untuk memenangi gelar ini sejak lama.

"Sulit bagi saya untuk mengatakan betapa pentingnya penampilan bersama tim nasional dalam konteks Ballon d'Or. Jelas, penampilan bagus apa pun bisa memperkuat posisi saya," kata Lewandowski dikutip laman 90Min pada Selasa (5/10/2021).

"Sebagai sebuah tim, dan secara individu, dan semua kesuksesan yang telah kami raih. Saya rasa saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi, selain kesuksesan tim nasional tentunya. Saya telah menunjukkan bahwa saya adalah pemain yang memikirkan Ballon d'Or," lanjutnya.

Kemudian dia pun merasa bangga dengan namanya yang bersanding dengan pemain sekaliber Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ia mengaku perlu usaha untuk mencapai titik level seperti sekarang ini.

Oleh sebab itu, Lewandowski berharap usahanya itu dapat menjadi modal dalam pemilihan Ballon d'Or tahun ini. Ia ingin pemilihan yang murni melihat performa pemain tanpa ada embel-embel kepentingan apapun.

"Ini akan menjadi kebanggaan besar, kehormatan nyata. Fakta bahwa saya adalah salah satu favorit di era Leo Messi dan Cristiano Ronaldo, yang telah di luar jangkauan selama bertahun-tahun, membuat saya bangga," lanjutnya.

"Saya harap bahwa tidak akan ada politik dalam semua ini dan pemungutan suara hanya akan mempertimbangkan apa yang telah dicapai pemain di musim lalu. Atau, dalam dua musim terakhir, tergantung bagaimana kita menafsirkan edisi tahun ini," tutupnya.

Artikel Asli