Lima Alasan Manchester City Tidak Bisa Raih Gelar Liga Inggris Musim Ini

Olahraga | skor.id | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 13:30
Lima Alasan  Manchester City Tidak Bisa  Raih Gelar Liga Inggris Musim Ini

SKOR.id - Manchester City tentu menjadi salah satu pesaing dalam perebutan gelar Liga Inggris 2021-2022.

Apalagi mereka berstatus sebagai juara bertahan usai memenangkan Liga Inggris musim lalu.

Manchester City juga telah melakukan beberapa pekerjaan untuk meningkatkan skuadnya. Salah satunya, mendatangkan Jack Grealish dengan status transfer termahal.

Akan tetapi, perjalanan mereka di musim ini dinilai akan rumit. Ini ditandai dengan mereka gagal meraih beberapa poin pada pertandingan awal.

Pelatih Pep Guardiola harus memutar otak untuk menemukan solusi dalam meningkatkan timnya di jendela transfer musim dingin nanti.

Berikut ini merupakan lima alasan Manchester City tidak bisa meraih gelar Liga Inggris 2021-2022:

1. Tidak Punya Striker Kelas Dunia

Sejak ditinggalkan Sergio Aguero Manchester City tidak lagi memiliki penyerang kelas dunia dalam skuad mereka. Sosok penyerang diyakini akan menjadi penghambat bagi mereka dalam perebutan gelar Liga Inggris.

Pada musim panas, The Citizen beberapa kali mencoba mendekati striker. Mereka sempat mencoba memberikan penawaran kepada Tottenham Hotspur untuk Harry Kane. Tetapi pihak klub tidak ingin melepasnya.

Man City juga sempat membuat kesepakatan dengan Cristiano Ronaldo usai dikabarkan meninggalkan Juventus. Tetapi striker 36 tahun tersebut justru memilih pulang ke Manchester United.

Satu-satunya penyerang murni yang dimiliki Man City adalah Gabriel Jesus. Tetapi ia masih diragukan untuk menjadi mesin pencetak gol. Guardiola bahkan lebih sering memainkan false nin e dalam formasinya.

2. Tidak Konsisten

Permainan Manchester City jauh menurun dibandingkan musim sebelumnya, Pada awal musim ini bahkan mereka menunjukkan permainan yang tidak konsisten.

Pada pertandingan pembuka mereka harus takluk dari Tottenham Hotspur. Selanjutnya, mereka meraih hasil imbang dua kali. Sejauh ini skuad asuhan Pep Guardiola meraih 14 poin dan berada di posisi ketiga klasemen sementara (4 menang; 2 imbang; 1 kalah).

Mereka harus segera menemukan bentuk permainan terbaiknya. Dalam tiga pertandingan terakhir, Man City justru meraih dua hasil imbang.

3. Terlalu Berambisi di Liga Champions

Manchester City hampir saja menjuarai Liga Champions musim lalu. Sayang, mereka kalah 0-1 dari Chelsea di final.

Hal itu tentu membuat mereka berambisi untuk memenangkannya. Salah satu caranya, merotasi para pemain mendekati pertandingan Liga Champions.

Ini seringkali menimbulkan benturan kepentingan. Akibatnya, tim tidak tampil konsisten dengan rotasi yang dijalankan.

4. Persaingan Semakin Ketat

Liga Inggris seperti yang diketahui selalu memberikan kejutan setiap tahunnya. Musim ini, persaingan dinilai akan semakin ketat. Apalagi dilihat dari pekerjaan mereka selama musim panas.

Kedatangan pemain-pemain baru membuat kompetisi menjadi semakin kompetitif.

Sebut saja Manchester United yang mendatangkan Cristiano Ronaldo, Jadon Sancho, serta Raphael Varane. Kemudian Chelsea yang merekrut Romelu Lukaku dan Saul Niguez.

5. Raheem Sterling Tidak dalam Peforma Terbaiknya

Sterling menjadi andalan selama beberapa musim terakhir di Etihad. Tetapi pada musim ini ia justru mengalami penurunan.

Salah satu alasannya, ia menjalani musim ini dengan keadaan tidak bugar 100 persen. Musim lalu ia menjalani kompetisi yang panjang dengan bermain di Liga Champions dan Euro 2020.

Kini, posisi pemain timnas Inggris tersebut diambil alih oleh Grealish. Sterling bahkan ada di pilihan terakhir setelah Phil Foden atau Riyadh Mahrez.

Ia tampil dalam tujuh pertandingan dan baru mencetak satu gol. Mencari pemain dengan kontribusi seperti Sterling tentu membuat Manchester City berpikir keras.

5 Laga Seru Liverpool vs Manchester City di Era Klopp dan Guardiola

&
Artikel Asli