PON XX Papua: 29 Atlet Terpapar Covid, Koordinator Dokter Kontingen DKI Minta Waspadai Varian Baru

Olahraga | rm.id | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 12:00
PON XX Papua: 29 Atlet Terpapar Covid, Koordinator Dokter Kontingen DKI Minta Waspadai Varian Baru

Koordinator Dokter Kontingen DKI Jakarta di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Junaidi khawatir adanya varian baru setelah lima orang atlet Ibu Kota terpapar Covid-19.

Menurutnya, salah satu atlet yang terpapar Covid-19 CT (Cycle Threshold) value hasil pemeriksaan tes PCR salah satu atlet Ibu Kota kata dia ada yang rendah. "Kita takut ada varian baru yang terpapar di Papua," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/10).

Junaidi menyatakan, saat ini Dinas Kesehatan Papua juga mencurigai adanya varian baru Covid-19 karena melihat dari CT yang terendah tersebut.

"Kita di Papua curiga termasuk Dinas Kesehatan Papua juga ada varian baru yang ada di sini, karena melihat dari CT yang terendah," ujarnya.

Tidak hanya itu, Dinas Kesehatan setempat kata dia juga masih bingung para atlet tersebut terpapar di mana. Para atlet ini juga diduga tidak terpapar dari Jakarta, sebab mereka sebetulnya sudah lama berada di Papua.

"Dinas Kesehatan Papua masih bingung dari mana mereka terpaparnya. mereka juga sudah lama di sini tidak mungkin dari Jakarta, cuma di sini mereka ke mana. itu yang masalahnya," ujar Junaidi.

Sebelumnya, lima atlet dari kontingen DKI Jakarta yang berlaga dalam PON XX Papua terpapar Covid-19. Kelima atlet tersebut berada di dua tempat yang berbeda, yakni di Jayapura dan Timika.

 

Sementara itu Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule menyatakan, ada 29 kasus Covid-19 yang menerpa para atlet, ofisial dan panitia pelaksana (panpel) yang terlibat dalam PON XX 2021 Papua.

Dari 29 kasus terkonfirmasi tersebut, satu di antaranya telah sembuh. "Ke-29 kasus tersebut terdiri dari Kabupaten Mimika 13 kasus, Kabupaten Jayapura tujuh kasus, Kota Jayapura enam kasus dan Kabupaten Merauke tiga kasus," ujar Silwanus, melalui siaran pers virtual, Selasa (25/10) malam.

"Dari 28 kasus yang masih aktif, seluruhnya dalam penanganan dan kondisi seluruh pasien tidak bergejala hingga gejala ringan," ujar Silwanus.

Ketua KONIDKI Jakarta Djamhuron P Wibowo mengonfirmasi, dua orang yang yang terinfeksi Covid berada di Jayapura merupakan atlet dari cabang olahraga judo dan baseball.

Setelah diketahui terpapar Covid,Djamhuron menyebutkan saat ini keduanya sedang menjalani isolasi mandiri di rumah sakit di Papua. "Benar, di Papua nggak boleh pulang, jadi sudah selesai bertanding, PCR, jadi gak boleh pulang dulu," katanya.

Berkaitan dengan hal ini, dia mengatakan, tim DKI Jakarta aktif melakukan tracing selama empat hari sekali. "Setiap empat hari ada tracing sekali. Jadi kita dari DKI rutin, selama sekian hari harus ada tetap dilakukan," ujarnya.

Sementara itu, dokter Kontingen Atlet DKI Jakarta dr. Andhika Raspati mengatakan, di Timika Papua juga ada tiga atlet yang terpapar Covid-19.

Ketiganya merupakan Atlet Basket dan Judo. Ia menjelaskan, satu orang diketahui pada saat melakukan persiapan untuk bertanding seteleh tiba di Timika. Atlet tersebut awalnya menjalani tes antigen dengan hasil reaktif. Setelah langsung dilakukan pemeriksaan PCR dan dinyatakan positif Covid-19.

Sementara untuk Atlet Judo, dr. Andhika Raspati menyebut ia terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menjalani PCR pada saat mau kembali ke Jakarta.

"Jadi yang 1 itu pada saat baru datang karena persiapan mau tanding ketuhuan. Awalnya antigen dulu positif abis itu PCR positif juga. Kalau yang Judo pas mau pulang PCR buat terbang keberangkatan pulang," ujar Andhika. [ WUR ]

Artikel Asli