Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Manchester United Termasuk Memprihatinkan

Olahraga | skor.id | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:30
Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Manchester United Termasuk Memprihatinkan

SKOR.id - Manchester United termasuk salah satu klub Liga Inggris yang tingkat vaksinasiCovid-19 masih rendah karena adanya penolakan dari para pemain, demikian dikutip dari Daily Mail .

Dalam beberapa pekan terakhir, kabar soal pemain sepak bola di Liga Inggris menentang program vaksinasi menjadi perhatian.

Hampir dua pertiga pemain yang tampil di kasta tertinggi sepak bola Inggrisitu belum mendapatkan vaksin dosis penuh, sementara lainnya diklaim benar-benar menolak vaksinasi.

Masih dari sumber yang sama, hanya beberapa klub saja yang diyakini telah mendekati hampir 100 persen vaksinasi.

Di antara yang termasuk dalam kategori tersebut adalah Liverpool dan Leeds United. Sementara Wolverhampton Wanderers dan Brentford baru-baru ini mempublikasikan bahwa mayoritas anggota skuad telah disuntikan vaksin Covid-19.

Menurut the Times , minimnya cakupan vaksinasi di Manchester United membuat tim-tim lain frustrasi, karena the Red Devils dianggap sebagai salah satu tim besar dan paling berpengaruh di Inggris.

Dari data yang bocor pekan lalu, menyatakan bahwa hanya tujuh klub yang lebih dari 50 persen anggota skuadnya telah mendapatkan vaksin dosis penuh.

Datatersebut terbilang mengejutkan mengingat menurut laporan, seperempat tim utama Premier League terkena Covid-19 selama pandemi.

"Kami sedang mempertimbangkan bagaimana cara terbaikuntuk'menghadiahi' skuad/pemain yang paling patuh dan telah memilih divaksinasi, demikian menurut sebuah dokumen Liga Inggris.

Juru taktik Liverpool, Jurgen Klopp, termasuk yang paling lantang menyuarakan vaksinasi Covid-19 ini. Pelatih asal Jerman tersebut bahkan mengaku heran dengan tingginya angka penolakan vaksin dari kalangan pemain.

Kita semua mungkin pernah berada di situasi di mana kita bisa minum satu atau dua botol bir dan merasa masih bisa menyetir tapi peraturan mengatakan sebaliknya, maka kami tak boleh menyetir, kata Klopp, mengibaratkan vaksinasi Covid-19 dengan minuman beralkohol.

Aturan ini bukan untuk memproteksi saya, ini untuk melindungi semua orang. Vaksinasi juga sama, imbuh eks pelatih Borussia Dortmund, yang kehilangan ibunya karena Covid-19 tahun lalu.

Ia juga menjamin sebagian besar pemainnya telah mendapatkan vaksin dosis lengkap.

"Saya rasa kami (di Liverpool) telah 99 persen divaksinasi. Saya tidak harus meyakinkan pemain, itu adalah keputusan alami dari tim. Saya tak ingat bicara kepada pemain dan meyakinkan mereka mengapa ia harus divaksinasi karena saya bukan dokter," tegasnya.

Sementara itu, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku telah divaksinasi pada akhir Agustus lalu. Namun ia tidak bisa memaksa pemainnya untuk mengikuti program vaksinasi.

Mereka (para pemain) tidak mendapat vaksin dosis penuh. Saya mendorong para pemain untuk mendapatkan vaksinasi, tapi kami tidak bisa memaksa mereka, katanya.

Kabar ini seolah mempertegas perdebatan vaksinasi di kalangan pesepak bola Inggris. Baru-baru ini, tersiar kabar setidaknya lima penggawa the Three Lions menolak divaksinasi menjelang gelaran Piala Dunia 2022.

Beberapa faktor menjadi alasan mereka menolak vaksinasi, mulai dari merasa "sehat dan tidakberisiko terkena Covid-19" hingga percaya pada konspirasi virus corona yang memang beredar luas di masyarakat. Satu alasan lainnya adalah karena desakan pasangan mereka yang anti-vaksin.

Awal pekan ini, kekasih John Stones, Olivia Naylor, mengunggah postingan anti-vaksin kepada 45.000 pengikut Instagram-nya. Tidak diketahui apakah John Stones termasuk yang menolak divaksinasi atau tidak.

Berita Liga Inggris Lainnya

5 Alasan Utama Liverpool Calon Kuat Juara Liga Inggris 2021-2022

5 Pemain Timnas Inggris Tolak Divaksinasi Covid-19 Jelang Piala Dunia 2022

&
Artikel Asli