Chant Fans MU Singgung Konsumsi Daging Anjing di Korsel, Park Ji-Sung: Tolong Disetop!

inewsid | Olahraga | Published at Senin, 04 Oktober 2021 - 11:23
Chant Fans MU Singgung Konsumsi Daging Anjing di Korsel, Park Ji-Sung: Tolong Disetop!

SEOUL, iNews.id - Mantan pemain Manchester United, Park Ji-Sung rupanya jengah mendengar chant fans Setan Merah yang menyebut namanya. Masalahnya dalam lirik lagu penyemangat itu turut menyinggung kebiasaan lama orang Korea Selatan yang gemar menyantap daging anjing.

Park Ji-Sung melegenda di klub Liga Inggris, Manchester United. Dia mengabdi pada 2005 sampai 2012 dan menorehkan sejumlah prestasi di bawah arahan pelatih Sir Alex Ferguson.

Memiliki gaya permainan tak kenal lelah membuat Park Ji-Sung dicintai fans Man United kala itu. Dia bahkan punya julukan Three Lungs Park dari fans. Selain itu, sebuah chant atau lagu penyemangat pun diciptakan untuk dinyanyikan ketika Park Ji-Sung tampil.

Park sudah pensiun pada 2014, tapi chant tentang dirinya tetap menggema dari tribune penonton. Sayangnya, hal ini tidak disukai Park Ji-Sung.

Pokok utama yang dipermasalahkan Park Ji-Sung ialah lirik dari chant tersebut. Dalam liriknya, fans MU menyinggung kebiasaan mengonsumsi daging anjing di Korea Selatan, tanah kelahiran Park Ji-Sung.

" Park, Park, wherever you may be, you might eat dogs in your own country, but it could be worse, you could be Scouse, eating rats in a council house ," begitulah lirik chant tersebut, dikutip dari Terrace Chants, Senin (4/10/2021).

Park Ji-Sung mengerti fans MU tidak bermaksud kurang ajar. Lirik mengenai daging anjing juga dianggapnya sebagai candaan dari para fans. Namun, sosok yang kini berusia 40 tahun ingin mengedukasi pendukung kalau kalimat itu bisa berpotensi menyinggung dirinya dan orang-orang di Korea Selatan.

"Saya tahu fans United tak bermaksud melukai saya dengan lagu itu. Hanya saja saya masih ingin mengedukasi fans agar menghentikan nyanyian (daging anjing) tersebut," kata Park Ji-Sung dalam UTD Podcast, yang ditulis kembali oleh Sportbible dan dilansir iNews.id.

Mantan Gelandang MU Park Ji-sung berduel dengan pemain AC Milan Andrea Pirlo di Liga Champions 2009/2010. (Foto: Sport Bible)
Mantan Gelandang MU Park Ji-sung berduel dengan pemain AC Milan Andrea Pirlo di Liga Champions 2009/2010. (Foto: Sport Bible)

Park Ji-Sung sebenarnya senang fans menciptakan chant mengenai dirinya. Sayangnya, lirik yang diciptakan dan dinyanyikan menciptakan perasaan kurang nyaman selama beberapa tahun terakhir. Dia berharap, fans tidak menstigmatigasi generasi muda Korea Selatan berdasarkan lirik tersebut.

"Saya merasa bertanggung jawab kepada anak muda yang masih diperlakukan diskriminatif hanya karena mereka Asia atau Korea, dan terganggu dengan ketidaknyamanan tersebut," ucapnya.

Park Ji-Sung juga menegaskan, Korsel sudah berubah. Dia membenarkan mengonsumsi daging anjing dilakukan orang Korsel masa lalu, tapi perilaku itu sekarang sudah tidak dilakukan lagi oleh generasi yang baru.

"Generasi yang lebih muda sangat tidak menyukainya. Budayanya sudah berubah. Saya meminta fans menghentikan nyanyian tersebut. Itu menciptakan rasa tidak nyaman bagi warga Korea saat mendengar lagu tersebut," jelas pemilik 100 caps dengan Timnas Korea Selatan itu.

Artikel Asli