5 Kapten Terbaik dalam Sejarah Liga Champions, Nomor 1 Kini Jadi Rekan Setim Lionel Messi

okezone | Olahraga | Published at Kamis, 16 September 2021 - 15:37
5 Kapten Terbaik dalam Sejarah Liga Champions, Nomor 1 Kini Jadi Rekan Setim Lionel Messi

SOSOK kapten menjadi penting dalam sebuah tim sepakbola. Sebab, kehadirannya bisa terus membakar semangat dan menjaga motivasi para pemain di tim agar hasil manis akhirnya diraih, terlebih jika melakoni laga penting seperti di Liga Champions.

Kehadiran sosok kapten yang hebat ini pun tak jarang dapat membantu timnya meraih kesuksesan besar, seperti meraih gelar juara. Lalu siapa saja kapten tim tersebut? Sebagaimana dikutip dari Sportskeeda, berikut lima kapten terbaik dalam sejarah Liga Champions.

5. Javier Zanetti

Di urutan kelima, ada nama Javier Zanetti. Dia mungkin menjad salah satu kapten yang paling diremehkan dalam sejarah Liga Champions. Tetapi tidak dapat disangkal, mantan pesepakbola asal Argentina itu telah memainkan peran kunci dalam musim fantastis Inter Milan pada 2009-2010.

Javier Zanetti

Zanetti telah memainkan peran besar dalam kesuksesan Inter menyabet gelar juara Liga Champions pada musim itu. Peran besarnya khususnya ditunjukkan dalam laga semifinal kontra Barcelona. Di laga leg II yang berlangsung di Camp Nou, Zanetti berusaha keras membakar semangat rekan-rekannya agar lolos ke final.

Nerazzurri -julukan Inter- kalah pada malam itu, tetapi tetap lolos ke babak final secara agregat skor. Inter kemudian menyabet gelar juara Liga Champions usai mengalahkan Bayern Munich di partai final dengan skor 2-0.

Kesuksesan ini membuat musim Inter makin manis. Inter tercatat meraih treble winner pada musim itu, dengan dua trofi lainnya didapat dari ajang Liga Italia Piala Super Italia. Zanetti yang serbabisa tidak menghasilkan kontribusi gol pada musim itu, tetapi dia memastikan pasukannya hidup untuk bertarung di banyak kompetisi.

4. Peter Schmeichel

Berikutnya, ada nama Peter Schmeichel. Dia adalah salah satu kiper paling berprestasi yang pernah menghiasi Liga Champions. Seorang penjaga gawang yang eksentrik, namun brilian.

Peter Schmeichel

Pemenang Piala Eropa 1992 itu terpilih menjadi kapten Manchester United di final Liga Champions 1998-1999 melawan Bayern Munich. Peter Schmeichel ditunjuk karena kapten reguler Man United kala itu, Roy Keane, tidak bisa diturunkan lantaran cedera.

Schmeichel melakukan penyelamatan ajaib untuk menggagalkan upaya Ivan Zamorano di semifinal Liga Champions tahun itu. Tapi, dia gagal melanjutkan kinerja apiknya di awal laga final sehingga Bayern Munich memimpin lebih dahulu.

Namun, kombinasi penyelamatan bagus dari Schmeichel telah membuat Man United tak lagi kebobolan. Setan Merah -julukan Man United- pun akhirnya memastikan diri menjadi kampiun usai Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer mencetak gol berturut-turut.

Artikel Asli