Jacksen F. Tiago Luar Biasa Bangga Anaknya Dipanggil Timnas Indonesia

jawapos | Olahraga | Published at Kamis, 16 September 2021 - 15:01
Jacksen F. Tiago Luar Biasa Bangga Anaknya Dipanggil Timnas Indonesia

JawaPos.com- Di tengah kegalauan karena tim besutannya, Persipura Jayapura, belum juga tampil sesuai harapan, Jacksen F. Tiago mendapatkan pelipur lara yang membuat hatinya berbunga-bunga.

Anak sulungnya hasil penikahan dengan perempuan asal Surabaya Nadirah Bajamal, Hugo Samir, masuk dalam daftar 36 nama pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk mengikuti training camp (TC) timnas Indonesia U-18 tahap ketiga.

Waktu begitu cepat berlalu, Nak, tulis Jacksen F. Tiago di salah satu feed Instagram-nya. Feed yang menampilkan video Hugo Samir, anak sulungnya. Video ketika sang anak masih berusia 5 tahun. Sedang bermain basket.

Dilihatnya lagi video itu kemarin (15/9). Lantas, dia membaca pengumuman soal pemanggilan Hugo untuk training camp tahap ketiga timnas Indonesia U-18 pada 12 September lalu.

Jacksen masih tidak percaya anaknya dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk mengikuti TC tahap ketiga.

Selain kaget, satu hal yang sebenarnya masih sangat menggantung di dadanya. Dia takut sang anak terbebani. Terbebani nama besar Jacksen F. Tiago.

Belum lagi pandangan publik. Mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya itu mengungkapkan, dirinya sangat takut jika publik menganggap pemanggilan Hugo adalah karena namanya.

Karena Hugo adalah anak Jacksen. Bukan dari segi kualitas yang dimiliki sang anak. Saya sebenarnya tidak mau banyak komentar soal dia (Hugo), kata Jacksen.

Dia tidak mau mengganggu konsentrasi pemain yang saat ini berkostum Bhayangkara FC tersebut.

Anaknya sedang berjuang untuk masa depannya saat ini, Bigman (Jacksen kerap memanggil koleganya dengan Bigman), lanjutnya.

Di luar itu, tentu Jacksen punya mimpi besar terhadap Hugo. Di usia yang menginjak 16 tahun, trek yang sedang dijalani anaknya untuk jadi pesepak bola profesional sudah benar.

Saya hanya berdoa yang terbaik untuk Hugo. Harusnya kan seperti itu sebagai orang tua, jelasnya.

Nah, pria asal Brasil itu sudah memberikan beberapa nasihat kepada Hugo sebelum berangkat ke TC timnas. Termasuk satu pesan penting. Menyerap ilmu sebanyak mungkin dari coach STY. Soalnya, ini sebuah kesempatan langka, tegasnya.

Sementara itu, Hugo mengaku kaget dipanggil seleksi timnas. Kaget juga saat pertama kali dipanggil. Karena ini pertama kali juga mendapat panggilan dan saya senang semua latihan yang saya lakukan terwujud dengan dipanggilnya saya mengikuti kegiatan ini, kata Hugo dikutip dari laman resmi PSSI.

ABG kelahiran 25 Januari 2005 itu berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Pastinya saya akan banyak mendapatkan pelajaran dari coach Shin selama di TC. Karena dia adalah pelatih yang bisa mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018, kata Hugo.

Saya akan belajar disiplinnya, rasa tanggung jawab, cara bermain yang sesuai dengan permainan. Saya akan minta masukan dan saran dari beliau. Terutama fisik, karena saya masih kurang di situ, lanjut mantan pemain Elite Pro Academy (EPA) Barito Putera U-16 itu.

Pemain yang berposisi seperti sang ayah, yaitu penyerang, itu akan all-out agar terpilih masuk skuad.

Saya ingin bisa terus masuk timnas Indonesia dan berharap bisa bermain di Piala Dunia U-20 2023. Terpenting, saya ingin membanggakan kedua orang tua saya, kata Hugo.

Karena mereka sangat mendukung, mereka senang dan bangga anaknya bisa terpilih masuk timnas. Ini juga yang saya tunggu-tunggu. Saya akan terus berjuang supaya lolos dan bisa masuk tim, tegas pemain yang juga piawai bermain basket itu.

Hugo berharap dirinya bisa berjuang bersama pemain lain. Kita tahu di dalam lapangan kita bersaing ketat. Namun, di luar kita tetap bersahabat. Terus berjuang, karena tidak semua bisa mendapat kesempatan ini. Jadi, manfaatkan sebaik-baiknya, katanya.

Artikel Asli