Rachmat Irianto Diproyeksikan Persebaya untuk Mematikan Wiljan Pluim

jawapos | Olahraga | Published at Kamis, 16 September 2021 - 12:55
Rachmat Irianto Diproyeksikan Persebaya untuk Mematikan Wiljan Pluim

JawaPos.com- Rachmat Irianto dalam dua pertandingan terakhir di Liga 1 tidak dipasang di posisi aslinya di skuad Persebaya. Yakni, bek tengah. Dia dipasang di posisi gelandang bertahan. Bertugas memutus serangan lawan.

Nah, di pertandingan melawan PSM Makassar Sabtu (18/9), Rian sapaannya bakal kembali menempati posisi tersebut. Penampilan impresifnya di dua pertandingan jadi alasan tim pelatih Persebaya kembali memasangnya.

Apalagi, lawan punya playmaker asing andal Wiljan Pluim.

Kemampuan Rian dalam membaca serangan dan keberaniannya untuk intersep diharapkan bisa menghentikan laju Pluim. Pelatih Persebaya Aji Santoso membenarkan hal tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa tugas anak dari Bejo Sugiantoro itu tidak hanya menjaga Pluim.

Sebab, bagi dia, bukan hanya Pluim yang mampu membangun serangan PSM. Beberapa pemain tengah seperti Rasyid Bakrie dan Sutanto Tan juga berbahaya.

Bagi saya, juga tidak ada head-to-head Rian dengan Pluim. Kami tidak akan main man-to-man marking , bebernya.

Karena itu, semua pemain punya tugas sama. Yakni, waspada kepada semua pemain Juku Eja. Kami akan melakukan banyak rotasi posisi selama pertandingan, katanya.

Kemarin skuad Green Force latihan taktikal di Lapangan ABC, Senayan. Dua hari ini, sekarang (kemarin), dan besok (hari ini) kami akan fokus taktikal, ungkapnya.

Saat ini kondisi pemain juga tidak ada masalah. Aji menuturkan, hanya Satria Tama di dalam skuad yang masih menjalani terapi cedera. Semua pemain siap dimainkan, paparnya.

Untuk Satria Tama, dokter tim Persebaya Pratama Wicaksana menyatakan, mantan kiper Madura United itu dipastikan belum bisa diturunkan saat melawan PSM.

Pemain asal Sepanjang, Sidoarjo itu masih membutuhkan waktu beberapa pekan ke depan untuk sembuh.

Dalam waktu dekat, kami lakukan evaluasi. Nanti, evaluasi itu menentukan pemulihannya bagaimana. Yang jelas, saat ini progresnya baik, jelasnya.

Artikel Asli