Pique Kecam Cemoohan Fan Barcelona kepada Sergi Roberto

republika | Olahraga | Published at 15/09/2021 09:45
Pique Kecam Cemoohan Fan Barcelona kepada Sergi Roberto

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Kapten Barcelona Gerard Pique mengecam penggemar Blaugrana yang mencemooh Sergi Roberto saat timnya dikalahkan Bayern Muenchen 0-3 dalam pertandingan perdana Grup E Liga Champions, di Stadion Camp Nou, Rabu (15/9) dini hari WIB. Mereka mencemooh Sergi Roberto karena penampilannya selama pertandingan dinilai di bawah standar.

Thomas Mueller membuka keunggulan Muenchen. Lalu striker Robert Lewandowski menambah dua gol. Tim Bavaria itu mendominasi permainan sehingga fan menunjukkan ketidaksenangannya kepada kinerja Sergi Roberto. Menurut Pique cemooh tersebut merupakan langkah kontraproduktif.

Siulan ke arah Sergi Roberto menyakitkan, kata Pique dilansir dari Mirror.

Ia menyampaikan, Sergi adalah seorang gelandang bukan pemain sayap. Dia telah berkorban untuk beradaptasi di posisi tersebut. Sebagaimana diketahui posisi asli Sergi Roberto adalah pemain sayap dan gelandang bertahan.

Pique tak menghalangi orang berekspresi atas sesuatu yang tak disukainya. Namun siulan seperti itu dipandangnya tak akan membantu. Pique menegaskan Sergi pemain spektakuler dan dia menginginkan lebih agar Barcelona meraih kesuksesan.

"Saya sangat terluka karena ini, ucap Pique menegaskan.

Setelah pertandingan Pique berpikir keras mencari titik terang ketika kenyataan membuktikan ada kesenjangan kualitas antara Barcelona dengan Bayern Muenchen. Namun Pique memaklumi karena para pemain Barcelona kalah pengalaman dengan pasukan Julian Nagelsmann. Pique berharap ada tambahan pemain yang lebih berpengalaman.

Barcelona diakuinya mengalami musim yang rumit. Pique yakin timnya memiliki potensi besar untuk bersaing sampai akhir musim. Pemain seperti Ansu Fati dan Sergio Aguero akan membantu meningkatkan performa tim.

Melihat kondisi timnya saat ini, Pique mengakui Barcelona bukan favorit juara Liga Champions musim ini. Muenchen yang diisi oleh pemain papan atas serta kebersamaan mereka terjalin lama berpeluang menjadi kampiun. "Ini kenyataan kami. Saya tidak ingin memaafkan diri saya sendiri. Kami Barca. Kami akan melihat pada akhir musim apakah kami akan bersaing, ujarnya.

Artikel Asli