Menpora Puas Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Liga I

wartaekonomi | Olahraga | Published at 13/09/2021 11:13
Menpora Puas Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Liga I

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meninjau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) pada pertandingan Arema kontra Bhayangkara FC di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/9).

Menpora yang tiba sekitar pukul 15.00 WIB langsung memasuki area stadion dengan mengecek suhu tubuh. Semua yang beraktivitas didalam stadion harus melakukan scan barcode aplikasi pedulilindungi.

Kemudian, seluruhnya juga harus menjalani tes antigen dan dinyatakan negatif dari virus Covid-19. Pencuci tangan atau hand sanitizer juga disediakan pihak penyelenggara disetiap areanya.

Kedatangan saya disini pertama yaitu ingin melihat bagaimana penerapan protokol kesehatannya, sebagaimana yang sudah kita bahas dalam rapat koordinasi yang sudah dilakukan berkali-kali, kata Menpora.

Ia menyebut, penerapan protokol kesehatan yang ketat ini menjadi jaminan untuk keberlangsungan kompetisi sepak bola di tanah air. Apalagi, Liga 2 nantinya akan segera digulirkan.

Apa yang saya lihat sejak saya datang kemudian melihat pertandingan dengan penerapan protokol kesehatan, sudah sesuai dengan apa yang dipersentasekan oleh PSSI maupun PT LIB,Ujarnya.

Menpora pun merasa puas dan senang setelah melihat protokol kesehatan benar-benar dijalankan.

Semua berjalan sesuai harapan kita. Kompetisi terhenti sudah lama dan baru dimulai lagi, misalnya wasit sudah lama tidak memimpin pertandingan, saya kira harus adil. Kemudian juga dengan pemain, mereka sudah lama tidak merasakan atmosfer pertandingan. Saya harap kedisiplinan ini harus tetap terjaga, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan terima kasih kepada Menpora yang telah memperjuangkan kompetisi bergulir kembali. Dia melaporkan semua kegiatan telah berjalan sesuai dengan komitmen.

Kegiatan lancar, tertib dan aman. Ini sesuai dengan harapan pemerintah yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kita juga harap karena sudah tak lama memimpin pertandingan, wasit harus berlaku adil. Kita juga memberi teguran jika ada yang tidak sesuai harapan, kata Iriawan.

Artikel Asli