Bagnaia Juara MotoGP Aragon 2021, Rossi: Saya Hipnotis Dia

inewsid | Olahraga | Published at 13/09/2021 08:33
Bagnaia Juara MotoGP Aragon 2021, Rossi: Saya Hipnotis Dia

ARAGON, iNews.id Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia juara MotoGP Aragon 2021, Minggu (12/9/2021) malam WIB. Dia ternyata dihipnotis sang guru Valentino Rossi (Petronas Yamaha) jelang balapan. Bagaimana kisahnya?

Bagi Rossi melihat anak didiknya bisa meraih podium tertinggi sesuatu yang luar biasa. Tak heran pada saat balapan usai, The Doctor langsung menghampiri Bagnaia untuk memberikannya selamat.

Penggemar Inter Milan itu mengungkapkan, Bagnaia bisa menang di Aragon berkat bantuannya. Rossi menyebut sehari sebelum balapan dia telah menghipnotis Bagnaia terkait ban yang akan dipilih pembalap Ducati tersebut.

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia jadi yang tercepat di MotoGP Aragon 2021. Bagnaia disusul Marc Marquez di posisi kedua. (foto: REUTERS).

Rossi tahu betul terkadang Bagnaia suka kurang beruntung ketika memilih opsi ban untuk balapan. Tak jarang Bagnaia dapat hasil buruk lantaran pemilihan ban yang kurang tepat.

Karena tahu tingkah laku anak didiknya itu Rossi sengaja terus-terusan mengatakan ban hard dan soft yang harus dipilih Bagnaia saat balapan di Aragon.

Seperti dihipnotis, Bagnaia akhirnya memilih dua jenis ban tersebut saat balapan berlangsung. Hasilnya dia finis pertama setelah bertarung sengit dengan Marc Marquez (Repsol Honda).

Saya katakan padanya kemarin, inilah saatnya untuk menang. Karena dia selalu sangat cepat. Tapi terkadang dia bernasib buruk dengan ban, tetapi harinya kini benar-benar sudah tiba, kata Valentino Rossi, dilansir Speedweek, Senin (13/9/2021).

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, beraksi dalam MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada Minggu (15/8/2021). (Foto: REUTERS/Borut Zivulovic)

"Saya mencoba menghipnotis dia kemarin dan terus mengatakan kepadanya hard, soft, hard, soft. Keras, Lembut. Saya mengatakan itu karena terkadang Pecco membuat keputusan yang aneh terkait pemilihan ban. Saya melihatnya pagi ini juga dan dia mengulanginya lagi. Saya sangat senang untuknya, tambah pembalap berjuluk The Doctor itu.

Sayangnya Rossi tak bisa mengikuti jejak anak asuhnya tampil beringas di MotoGP Aragon. Pembalap berusia 42 tahun itu hanya menempati posisi ke-19.

Artikel Asli