Brasil Minta FIFA Hukum Klub Premier League yang Tak Mau Lepas Pemainnya

limapagi.id | Olahraga | Published at 09/09/2021 13:45
Brasil Minta FIFA Hukum Klub Premier League yang Tak Mau Lepas Pemainnya

LIMAPAGI - Klub Premier League memutuskan untuk menahan pemain asal Brasil mereka untuk bermain di negaranya dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Alasannya adalah karena Brasil dinilai sebagai "zona merah" Covid-19. Jika para pemainnya dilepas ke sana, maka mereka harus menjalani karantina selama beberapa hari.

Melihat sikap klub Premier League tersebut, Federasi Sepak Bola Inggris (CBF) meminta FIFA untuk menjatuhkan hukuman kepada klub-klub Premier League terkait.

"Kami hanya meminta FIFA untuk mematuhi peraturannya setelah pemain tidak muncul (untuk pertandingan internasional)," kata seorang juru bicara CBF kepada Reuters.

Sesuai aturan FIFA, klub wajib melepaskan pemainnya jika ada panggilan Tim Nasional. Jika menolak, maka para pemain dilarang bermain selama lima hari.

Sayangnya, hal ini tidak dilakukan oleh klub-klub Premier League. Klub asal Inggris tersebut justru menahan kepergian pemainnya masing-masing ke Timnas Brasil.

Terdapat delapan pemain asal Brasil yang bermain untuk beberapa klub di Premier League, mulai dari Manchester United hingga Leeds United.

Mereka adalah Fabinho, Roberto Firmino, Alisson Becker (Liverpool), Ederson Moraes (Manchester City), Fred (Manchester United), Thiago Silva (Chelsea), dan Raphinha (Leeds United).

Sejatinya, masih ada satu pemain lagi, yakni Richarlison (Everton), yang juga tidak hadir untuk membela Tim Samba di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Namun, Richarlison tidak bernasib sial seperti kedelapan rekannya tersebut. Pasalnya, CBF memberi kompensasi terhadapnya.

CBF menilai bahwa Everton memiliki niat baik dengan meminjamkan Richarlison pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Hal ini membuat Brasil memberi pengecualian terhadapnya.

Artikel Asli