Alami Naik dan Turun, Intip Perubahan dalam Kapasitas Mesin Motor di MotoGP

okezone | Olahraga | Published at 09/09/2021 09:43
Alami Naik dan Turun, Intip Perubahan dalam Kapasitas Mesin Motor di MotoGP

DUNIA balap MotoGP selalu menarik minat besar. Sebab, balapan selalu berjalan seru dan menarik dengan menampilkan sederet pembalap top dunia, seperti Valentino Rossi hingga Marc Marquez.

Terlepas dari penampilan para pembalap di atas lintasan, ada hal lain yang menarik dikulik. Hal itu berkaitan dengan kapasitas mesin motor MotoGP yang ternyata terus mengalami perubahan.

Valentino Rossi

Mengetahui lebih jauh soal kapasitas mesin motor MotoGP sendiri menjadi hal yang tak kalah menarik dikulik. Sebab, hal ini berperan besar dalam penampilan para pembalap di setiap musimnya.

Saat ini, gelaran MotoGP sendiri diketahui menggunakan mesin motor dengan kapasitas 1.000 cc. Tetapi, sebelum resmi ditetapkan menjadi 1.000 cc, kapasitas mesin motor ini kerap berubah-ubah. Kali ini, Okezone pun akan membahas soal perubahan naik dan turunnya kapasitas mesin motor di MotoGP.

Setiap peraturan mengenai balapan di tiap-tiap kelas balap motor grand prix sendiri diketahui dibentuk oleh Federasi Balap Motor Internasional (FIM). FIM membentuk dan mengeluarkan peraturan-peraturan baru yang dipandang sesuai dengan perkembangan balapan.

Pada 2002, FIM pun menetapkan era baru untuk MotoGP. Kelas ini dibentuk untuk menggantikan 500 cc yang menjadi level perlombaan tertinggi di kala itu. Saat itu, kapasitas mesin motor yang digunakan di MotoGP pun ditetapkan menjadi 990 cc.

Di awal MotoGP sendiri, mesin motor bermesin 2 tak 500 cc dan 4 tak 990 cc diperbolehkan untuk balapan. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kedahsyatan tenaga motor bermesin 4 tak mengungguli 2 tak. Alhasil, FIM menyingkirkan seluruh mesin 2 tak dalam perlobaan.

Pada 2007, FIM memberlakukan peraturan baru bahwa kapasitas mesin motor di MotoGP diturunkan menjadi 4 tak 800 cc. Alasan pengurangan kapasitas silinder mesin sendiri adalah meningkatkan keamanan pembalap, tenaga, dan kecepatan puncak. Sebab, mesin-mesin MotoGP telah meningkat secara drastis sejak 2002.

Artikel Asli