Ini Sosok Francesco Flachi, Eks Striker Timnas Italia yang Ingin Main Lagi setelah Sanksi 12 Tahun Berakhir

inewsid | Olahraga | Published at 09/09/2021 09:17
Ini Sosok Francesco Flachi, Eks Striker Timnas Italia yang Ingin Main Lagi setelah Sanksi 12 Tahun Berakhir

SIGNA, iNews.id- Mantan striker Timnas Italia Francesco Flachi bertekad ingin merumput lagi usai menjalani hukuman 12 tahun. Flachi disanksi karena terbukti memakai narkoba dan doping.

Flachi pernah bermain untuk sejumlah klub di Italia mulai dari Fiorentina, Bari, hingga Sampdoria. Flachi pernah meraih gelar Coppa Italia bersama Fiorentina.

Sepanjang kariernya sebagai penyerang dia total mengoleksi 135 gol untuk enam klub berbeda. Raihan gol terbanyak Flachi dicetak di Sampdoria yakni 110 gol dari 280 laga.

Namun di Sampdoria, Flachi juga mengalami nasil kelam. Flachi adalah mantan striker Sampdoria sempat terganjal kasus penggunaan narkoba. Sosok yang pernah memperkuat Timnas Italia U-18 itu terbukti positif menggunakan narkoba jenis kokain untuk kedua kalinya.

Saat itu Flachi terbukti menggunakan kokain saat melakukan tes urin selepas pertandingan antara Sampdoria kontra Inter Milan pada 28 Januari 2007. Atas tindakannya tersebut, FIGC menjatuhinya sanksi larangan bermain selama dua tahun.

Setelah dua tahun menjalani hukuman, Flachi justru kembali terjerembab ke dunia hitam. Untuk kasus yang kedua ini, Badan Anti-Doping Italia menjatuhkan hukuman yang lebih berat

Flachi dijatuhi hukuman sanksi 12 tahun. Hal itu seharusnya mengubur impiannya untuk melanjutkan karier sebagai pesepak bola. Namun, di usianya yang hampir menginjak kepala lima Flachi masih punya impian kembali bermain.

Meski kini tak bermain, saat ini Flachi menjadi staf pelatih klub kasta kelima Italia, Signa 1914. Ketika larangan main 12 tahunnya berakhir, pria yang kini berusia 47 tahun berencana akan bermain untuk klub tersebut.

Saya sangat senang, karena tanggal berakhirnya sanksi makin dekat. Semuanya bermula dari lelucon, kemudian menjadi serius, kata Flachi dikutip BBC, Rabu (8/9/2021).

Saya sudah membantu Signa 1914, dan menangani sektor junior. Presiden klub kemudian memprovokasi dan meledek jika saya terlalu tua dan tak bisa bermain, akibat absen selama 12 tahun. Namun, sepak bola adalah hidup saya dan sangat merindukannya, ujarnya.

Artikel Asli