Loading...
Loading…
4 Alasan Duet Kevin/Marcus Pantang Dipecah, Nomor 3 Belum Selevel Daddies

4 Alasan Duet Kevin/Marcus Pantang Dipecah, Nomor 3 Belum Selevel Daddies

Olahraga | inewsid | Senin, 06 September 2021 - 09:48

JAKARTA, iNews.id Kabar ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sempat jadi bahan perbincangan badminton lovers. Kegagalan di Olimpiade Tokyo 2020 jadi penyebab.

Pasangan peringkat satu dunia yang dijuluki Minions itu hanya bisa mencapai perempat final. Meski demikian kabar tersebut sudah dibantah sang pelatih Herry IP.

Dia memastikan jika duet Kevin/Marcus masih aman.Selain itu ada empat alasan kuat mengapa Minions pantang dipecah.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Pasangan saling melengkapi

Jika menilik dari gaya permainan, Kevin/Marcus bisa dibilang pemain paket lengkap. Bagaimana tidak, Marcus sebagai pemain spesialis belakang, tak jarang mengandalkan kepercayaan kepada Kevin Sanjaya untuk menyerang lawan dan menyelesaikan permainan dengan poin kemenangan.

Lalu, tak hanya itu, Kevin menjadi pemain paling menonjol berkat kedewasaan Marcus untuk meredam egonya. Keduanya sama-sama saling melengkapi kekurangan masing-masing.

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kanan) dan Marcus Fernaldi Gideon. (Foto: AFP)

2. Minions selalu ditunggu penggemar

Permainan atraktif dari ganda putra terbaik dunia ini memang sangat dinanti-nantikan para pencinta bulu tangkis Indonesia sekaligus memberi warna baru di arena pertandingan tepok bulu. Kevin Sanjaya kerap menampilkan aksi tengilnya saat menghadapi lawan.

Tak heran aksi pria kelahiran Banyuwangi tersebut menjadi hiburan yang menarik bagi penonton di arena. Berkat gaya nyeleneh itu, The Minions menjadi daya tarik yang sangat menghibur penonton dan sektor ganda putra menjadi lebih menarik ketimbang nomor lainnya.

3. Kevin/Marcus belum pernah mencicipi manisnya gelar juara dunia

Sejak pertama kali dipasangkan pada tahun 2015 lalu, Kevin/Marcus belum pernah mencicipi manisnya gelar juara dunia bulu tangkis. Mereka masih belum bisa menyaingi level seniornya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang bisa juara dunia tiga kali.

Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika Marcus/Kevin masih tetap dipertahankan agar mereka bisa merasakan manisnya gelar juara dunia sektor ganda putra.

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (Foto: PBSI)

4. Kevin/Marcus kolektor rekor

Tak hanya tampil atraktif dan nyeleneh, rupanya Kevin/Marcus sudah banyak memecahkan banyak rekor selama ditandemkan. Pertama, Kevin/Marcus berhasil memecahkan rekor pasangan asal Korea Selatan, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong, sebagai ganda putra dengan raihan gelar Super Series Terbanyak. Mereka berhasil menjuarai delapan Turnamen Super Series pada tahun 2018 dan 2019.

Berikutnya adalah sebagai ganda putra dengan torehan 100.000 poin dalam sejarah klasemen BWF sekaligus menduduki peringkat satu dunia. Torehan tersebut didapatkan pada bulan Maret tahun 2015.

Original Source

Topik Menarik