“Gli Azzurri" Siap Menebus Kegagalan

Olahraga | koran-jakarta.com | Published at Rabu, 01 September 2021 - 03:37
“Gli Azzurri" Siap Menebus Kegagalan

FLORENCE - Tim Nasional Italia bakal kembali bertanding setelah delapan pekan mereka menjuarai Piala Eropa 2020 di Wembley, London. Lima puluh tiga hari setelah kegembiraan mengalahkan Inggris melalui adu penalti di London, tim berjuluk Gli Azzurri akan mendapat pujian dari pendukung mereka ketika bertanding melawan Bulgaria di Florence Jumat (3/9) dalam laga kualifikasi Piala Dunia.

Tim asuhan Roberto Mancini tidak bisa berpuas diri karena sebelum mengamankan tiket putaran final Piala dunia Qatar 2022, mereka tidak akan sepenuhnya menghapus memori kegagalan untuk lolos ke Piala Dunia 2018.

Italia tidak terkalahkan dalam 34 pertandingan, termasuk memenangkan tiga pertandingan kualifikasi pertama Piala Dunia pada bulan Maret lalu. Mereka sekarang menghadapi tiga pertandingan dalam delapan hari dengan perjalanan ke Swiss dan pertemuan kandang dengan Lithuania.

"Saya ingin anak-anak untuk melanjutkan sesuatu yang mereka tinggalkan," ujar Mancini. "Sebagai tim nasional kami masih bisa berkembang antara sekarang hingga Piala Dunia, tapi pertama-tama kami harus lolos," sambungnya.

Seperti yang dipahami Italia dengan baik, Piala Dunia adalah pertandingan yang berbeda dengan Piala Eropa. Itu bukan hanya karena Piala Dunia berikutnya akan berlangsung pada November dan Desember 2022.

Hanya pemenang dari 10 grup kualifikasi yang dipastikan lolos, dengan tiga tempat tersisa diperebutkan di babak play-off Maret mendatang.

Pertandingan Italia pada hari Minggu di Basel melawan Swiss bakal sangat penting. Terlebih, Swiss merupakan rival terbesar Italia di Grup C. Saat ini tim-tim besar Eropa yang harus berbenah adalah Belanda dan Jerman, dua kekuatan besar yang menatap laga kualifikasi lebih lanjut dengan pelatih baru.

Hansi Flick adalah orang baru yang bertanggung jawab atas Jerman setelah 15 tahun di bawah kendali Joachim Loew. Setelah memenangkan Liga Champions bersama Bayern Munich, dia mendapat mandat untuk mengembalikan kebanggaan Timnas Jerman yang tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa 2020.

"Saya tak sabar untuk bekerja dengan dia," ujar kiper Bayern dan tim Jerman Manuel Neuer.

Kualifikasi terakhir Jerman di bawah Loew pada Maret berakhir dengan kekalahan mengejutkan 2-1 di kandang Makedonia Utara. Itu menjadi kekalahan pertama mereka di kualifikasi Piala Dunia dalam 20 tahun yang membuat Jerman berada di urutan ketiga Grup J. Awal Flick terlihat mudah, dengan Jerman bermain melawan Liechtenstein, Armenia, dan Islandia.

Belanda, yang juga gagal lolos ke Piala Dunia Rusia 2018, memecat Frank de Boer setelah tersingkir dari Piala Eropa 2020 di babak 16 besar dan mengangkat kembali Louis van Gaal.

Pelatih yang memimpin "De Oranje" ke semifinal Piala Dunia 2014 itu mengambil alih tim yang saat ini tertinggal satu poin di belakang pemimpin Grup G, Turki. ben/AFP/S-2

Artikel Asli