Gol Tunggal Son Hancurkan Manchester City

republika | Olahraga | Published at 16/08/2021 00:37
Gol Tunggal Son Hancurkan Manchester City

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tottenham Hotspur mengawali Liga Primer Inggris musim 2021/22 dengan gemilang. Tampil di kandang sendiri, di stadion sesuai nama klub tersebut, Spurs menundukkan Manchester City, 1-0, dalam bigmatch di kota London, yang berakhir pada Senin (16/8) dini hari WIB.

Pada menit keempat dan kelima, tim tamu sudah memperoleh dua peluang berbahaya. Masing-masing lewat tendangan bebas Ilkay Gundogan dan tandukan Fernandinho.
Semenit kemudian, giliran Riyad Mahrez menebar ancaman. Sontekan jarak dekat Mahrez melenceng tipis dari sasaran.
Nampak Manchester Biru berupaya mendominasi sejak awal. Serangan anak asuh Pep Guardiola lebih banyak dimulai dari kiri. Ada Raheem Sterling dan Jack Grealish di area tersebut.
Tuan rumah mencoba untuk tidak terpancing. Mereka menunggu sambil sesekali merancang serangan balik.
Pada menit ke-24, Spurs memiliki peluang terbaik, sejauh laga ini berjalan. Semua berawal dari tendangan bebas yang dilesakkan Son Heung-Min.
Kiper Man City, Ederson Moraes menepis bola lambung yang datang ke arahnya. Lantas terjadi kemelut.
Bola melayang, tepat di depan Lucas Moura. Tanpa kontrol, gelandang serang asal Brasil itu melepaskan tembakan voli yang mengenai para pemain bertahan City.
Setelahnya tim tamu kembali mendominasi. Pada menit ke-35, Mahrez nyaris memecah kebuntuan timnya. Lagi-lagi upaya winger the Citizens ini gagal berujung gol.
Lima menit kemudian, giliran Tottenham mempunyai peluang emas lewat tembakan Son. Upaya bintang asal Korea Selatan itu melenceng tipis dari sasaran.
Di sisa waktu, tak terlihat perubahan berarti. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Jual beli serangan langsung terlihat usai jeda. Pada menit ke-47, Spurs mengancam lewat tembakan Pierre-Emile Hoejbjerg.
Semenit kemudian, gantian City mendulang kans melalui sontekan Gundogan. Kemudian pada menit ke-49, sepakan Sterling tepat mengarah ke gawang Tottenham.
Beruntung bagi tuan rumah. Kiper Hugo Lloris sigap mengamankan areanya dari kebobolan.
Pada awal babak kedua ini, intensitas pertandingan meningkat. Sekitar menit ke-55, Son membuat Tottenham Hotspur Stadium bergemuruh.
Berawal dari serangan balik, Steven Bergwijn mengirimkan umpan ke arah rekannya itu. Andalan Korsel itu mengecoh pemain bertahan City sebelum melepaskan tendangan keras. Sepakan kaki kiri eks Bayer Leverkusen ini tak mampu ditepis Ederson.
Setelahnya bisa ditebak. City langsung mengurung pertahanan Spurs. Serangan bertubi-tubi Manchester Biru nyaris berbuah gol, enam menit kemudian. Upaya beberapa penggawa kubu tamu, bisa ditepis Lloris.
Dengan cepat, Tottenham melakukan serangan balik. Bergwijn hampir saja membuat the Lilywhites menjauh pada menit ke-61. Sayang, ia gagal menaklukkan Ederson dari jarak dekat.
Anak asuh Nuno Espirito Santo menunjukkan kedisiplinan di sisa jalannya laga. Mereka sanggup membuat aliran bola kubu tamu, tak semulus biasanya.
Pada menit ke-70, Guardiola melakukan perubahan. Ia menarik Sterling. Sebagai gantinya, sang entrenador menurunkan Gabriel Jesus.
Empat menit kemudian, Grealish nyaris membuat City menyamakan kedudukan. Tendangan kaki kiri eks kapten Aston Villa itu, bisa diantisipasi Lloris.
Pada menit ke-77, giliran Nuno melakukan pergantian pemain. Ia menurunkan Giovani Lo Celso, menggantikan tugas Bergwijn.
Son benar-benar menjadi momok bagi pertahanan City dalam laga ini. Semenit kemudian, sepakan sang winger membuat Ederson berjibaku menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.
Pada menit ke-79, Guardiola menarik Mahrez dan Benjamin Mendy. Sebagai gantinya ia memasukkan Kevin De Bruyne serta Oleksandr Zinchenko.
Empat menit kemudian, Nuno juga melakukan pergantian pemain. Ia mengeluarkan Japhet Tanganga. Ia lantas menurunkan Matt Doherty.
Pada menit ke-85, De Bruyne langsung menguji ketangguhan kiper lawan. Ia melepaskan tembakan melengkung tepat sasaran. Lagi-lagi Lloris menunjukkan kegemilangan dengan menepis bola hasil sepakan jagoan Belgia itu.
Jelang duel berakhir, laga kian memanas. Grealish terlihat bersitegang dengan pemain Spurs.
Nampaknya Nuno sudah puas dengan keunggulan 1-0 ini. Melihat timnya tertekan, ia memasukkan bek tengah Cristian Romero, menggantikan Emile Hoejbjerg yang adalah seorang gelandang.
Tottenham sukses mempertahankan skor 1-0 hingga duel usai. Sebuah awal yang buruk untuk sang juara bertahan.
Frederikus Bata
Artikel Asli