Berpisah Dengan Satria Muda, Ini Komentar Kristian Liem

Olahraga | republika | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 16:56
Berpisah Dengan Satria Muda, Ini Komentar Kristian Liem

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA Satria Muda Pertamina resmi berpisah dengan salah satu pemainnya, Kristian Liem. Liem yang bergabung dengan Satria Muda Pertamina pada bulan Agustus tahun 2018 menyelesaikan kewajiban kontrak selama 3 tahun setelah sebelumnya sempat bermain untuk Aspac Jakarta dan meraih gelar pemain rookie terbaik pada awal karirnya.

Bersama Satria Muda Pertamina, Kristian Liem berhasil meraih gelar juara yang ke-11 bagi klub pada musim 2021 lalu. Gelar juara ini juga menjadi gelar juara yang pertama bagi Kristian Liem sepanjang karirnya.

Ketika bergabung pada tahun 2018, Kristian Liem baru saja menderita cedera tendon achilles yang Ia derita kala bermain disebuah turnamen pra musim di Surabaya. Cedera ini memaksa Kris menepi selama semusim penuh, sehingga praktis Kris tidak mencatatkan menit bermain sama sekali kompetisi musim 2019.

Peruntungannya berubah kala SM Pertamina mempersiapkan diri guna menyambut musim 2020. Kris mulai banyak diturunkan sebagai pemain reguler dalam ajang-ajang pra musim seperti Elang Cup di Medan (Agustus 2019) atau Piala Presiden (November 2019).

Namun kehadiran pemain asing pada musim 2020, dan persaingan yang ketat dalam memperebutkan posisi center dimusim 2021 membatasi menit bermain Kris.

Satria Muda Pertamina dan Kristian Liem sepakat bahwa perpisahan merupakan satu-satunya jalan terbaik untuk menunjang karir profesionalnya dalam bola basket pada saat ini.

Harapannya Kristian Liem dapat terus mengasah kemampuannya dan mendapat lebih banyak menit bermain, mengingat bakat yang Ia miliki. Meski tidak lagi berseragam Satria Muda Pertamina, Kristian Liem sudah memastikan bahwa dirinya akan terus aktif bermain.

"Sejak awal banyak tawaran yang masuk dari beberapa tim di IBL dan di luar IBL, saat ini saya sudah menjalin kesepakatan dengan salah satu klub IBL," ujar pemain kelahiran tahun 1994 ini dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Rabu (11/8)

Bagi Kris, kepindahan ini merupakan sesuatu yang normal dalam karir sebagai pemain basket profesional. "Saya menargetkan lebih banyak menit bermain pada musim-musim yang akan datang, tentu saya akan berusaha untuk meraih hal itu," tambahnya.

Disinggung mengenai klub barunya, Kristian Liem belum dapat membukanya untuk saat ini. "Sudah ada kesepakatan yang terjalin diantara kami, namun biar klub baru nanti yang mengumumkan kerja sama kami secara resmi," ujar pemakai nomor punggung 99 ini.

Kristian Liem berpamitan Selasa (10/8) kepada teman-teman setimnya dan manajemen. "Terima kasih untuk semuanya, saya menikmati waktu saya berada di Satria Muda Pertamina, dan mendoakan yang terbaik juga untuk tim ini," pungkas Kris.

Artikel Asli