Menanti Sihir Messi di Paris Saint-Germain

Olahraga | sindonews | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 15:25
Menanti Sihir Messi di Paris Saint-Germain

PARIS - Lionel Messi resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) . Bintang sepak bola Argentina itu dikontrak selama dua tahun ditambah opsi perpanjangan hingga 2024 pada musim panas 2021 ini. Mampukah sihir La Pulga--julukan Messi--memukau fans di klub barunya itu?

PSG merupakan klub pertama yang dibela Messi setelah 21 tahun berada di Barcelona. Selama 21 tahun itu, atau tepatnya 16 tahun di tim senior Barcelona, Messi terbukti dapat tampil luar biasa hingga layak disebut sebagai salah satu pesepak bola terbaik saat ini.

Berbagai gelar pernah dirasakan Messi bersama Barcelona, termasuk meraih penghargaan individu Ballon dOr sebanyak enam kali. Enam trofi Ballon dOr itu membuktikan betapa hebatnya Messi sebagai pesepakbola.

Akan tetapi, kini Messi sudah tak lagi bersama kawan-kawannya di Barcelona. Ia saat ini tergabung di PSG, yang tentunya menjadi sesuatu hal yang baru untuk La Pulga.

Sebenarnya dengan kemampuan Messi seharusnya dia sanggup bersinar juga di PSG pada musim 2021/2022 ini. Namun, harus diingat bahwa banyak kasus pemain bintang yang justru melempem saat bermain di klub barunya.

Eden Hazard mungkin salah satu bintang tampil kurang bersinar di Real Madrid. Padahal sebelum bergabung dengan Los Blancos pada musim panas 2019 yang lalu, Hazard dapat tampil mengesankan bersama Chelsea.

Akan tetapi, selama dua musim di Madrid Hazard justru terlihat seperti bukan pemain bintang. Selaam dua tahun di Madrid, Hazard baru mencatatkan 43 laga dengan mencetak lima gol dan delapan assist.

Selain karena faktor cedera, Hazard memang kesulitan beradaptasi dengan permainan Madrid dan Liga Spanyol. Selain kasus Hazard, masih ada banyak lagi pemain berstatus bintang yang justru anjlok kariernya saat berada di tim baru.

Bila mengingat beberapa tahun lalu, Philippe Coutinho adalah pemain bintang yang bersinar di Liverpool. Namun saat pindah ke Barcelona pada musim dingin 2018, karier Coutinho tiba-tiba merosot.

Coutinho kesulitan untuk menampilkan permainan hebatnya saat seperti masih membela Liverpool. Alhasil, Coutinho sempat dipinjamkan Barcelona ke Bayern Munich pada musim 2019/2020 dan sampai saat ini karier pemain asal Brasil itu masih belum bersinar kembali.

Kasus serupa juga dirasakan Angel Di Maria saat bermain untuk Manchester United. Datang dengan status pemain bintang dari Real Madrid pada 2014, Di Maria justru tak bisa berbuat banyak di Man United.

Cedera dan hubungan yang kurang baik dengan pelatih Man United pada saat itu, yakni Louis van Gaal pada akhirnya membuat Di Maria kehilangan tempat di skuad utama hingga akhirnya dijual Man United setelah setahun baru bergabung.

Dengan contoh dua kasus di atas, apakah Messi akan bernasib sama seperti Hazard dan Di Maria yang tampil melempem di klub barunya? Atau justru La Pulga dapat bersinar dan membantu PSG meraih berbagai gelar juara?

Satu hal yang pasti, Messi kini tentu sudah tak muda lagi, alias sudah berusia 34 tahun. Menariknya pada usia tersebut, Messi pun tetap dapat memperlihatkan permainan yang menjanjikan, di mana pada Liga Spanyol 2020-2021 kemarin saja ia sukses menjadi top skor di kompetisi tersebut.

Begitu pun di Copa America 2021, Messi berhasil keluar menjadi top skor, penyumbang assist terbanyak, dan bahkan pemain terbaik di kompetisi itu. Berkat penampilan apiknya tersebut, Messi berhasil mengantarkan Timnas Argentina menjadi juara Copa America 2021.

Kini di PSG Messi tidak akan sendirian untuk bisa membantu klub tersebut meraih berbagai gelar juara. Messi dipastikan akan bermain bersama empat pemain bintang lainnya yang juga baru bergabung ke Les Parisiens, yakni Gianluigi Donnarumma, Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum, dan Sergio Ramos.

Selain keempat nama yang baru bergabung itu, Messi juga akan didukung sejumlah pemain hebat lainnya yang sudah ada di PSG. Seperti halnya Neymar Jr, Kylian Mbappe, Di Maria, Marco Verratti dan masih banyak lagi.

Dengan berbagai dukungan pemain top tersebut, serta dilatih oleh juru taktik Mauricio Pochettino, sanggupkah Messi bersinar di PSG?

Artikel Asli