Banyak Keputusan Keliru, Drogba Tanggalkan Jabatan Wakil Presiden AFI

Olahraga | sindonews | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 00:55
Banyak Keputusan Keliru, Drogba Tanggalkan Jabatan Wakil Presiden AFI

YAMOUSSOUKRO - Didier Drogba menanggalkan jabatannya sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Pantai Gading (AFI). Mantan pemain Chelsea membuat keputusan tersebut lantaran ada beberapa keputusan yang dianggapnya keliru.

Kekecewaan itu disampaikan Drogba di media sosial pribadinya (@didierdrogba), Selasa (10/8/2021). Drogba mengatakan bahwa AFI jauh dari kata ideal dalam kepengurusannya.

Menurut Drogba, AFI sudah banyak membuat keputusan keliru sehingga merugikan sepakbola Pantai Gading. Hal tersebut yang membuat Drogba sangat kecewa hingga mengundurkan diri.

"Kepada semua pemain sepak bola Pantai Gading. Dengan ini saya umumkan bahwa beberapa minggu yang lalu, saya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai wakil presiden AFI dan sekaligus dari Komite Pengarahnya. Kami semua menyadari kesulitan keuangan yang Anda hadapi dalam menghadapi kelambanan mayoritas pemimpin AFI, yang seharusnya mewakili Anda dan membela hak dan kepentingan Anda," tulis Drogba dalam surat tersebut, Selasa (10/8/2021).

"AFI terhenti. Ia tidak lagi memenuhi kebutuhan atau harapan Anda. Keputusan buruk yang terjadi satu sama lain telah menyebabkan kemerosotan dasar-dasar organisasi," tambahnya dalam kutipan surat tersebut.

Lebih lanjut, Drogba berpendapat bahwa AFI samasekali tidak mewakili kepentingan para pemain. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan rasa tidak hormat kepada para pemain yang sudah membela Pantai Gading.

"Saya ikut dalam ketidakpahaman Anda dalam menghadapi kurangnya koherensi (ketidakselarasan) yang mencolok ini," kata Drogba dilansir dari Goal Internasional, Selasa (10/8/2021).

"AFI milik Anda (pemain). Yakinlah, itu akan dikembalikan kepada Anda!," tegasnya.

Sementara itu, Federasi Sepakbola Internasional Pesepakbola Profesional (FIFPro) diyakini memihak kepada Drogba sejak berselisih dengan AFI tahun lalu. Drogba saat itu ingin naik sebagai Presiden Federasi Sepakbola Pantai Gading (FA).

Namun, AFI malah memilih kandidat petahana, Idriss Diallo sebagai Presiden baru FA. Karena itu, FIFPro langsung melayangkan penangguhan kepada AFI yang merugikan organisasi tersebut.

Menanggapi penangguhan tersebut, AFI mengatakan bahwa sikap mereka independent dan tak bisa dipengaruhi siapapun. Menurut AFI, kinerja mereka sudah professional dalam pengembangan sepakbola nasional Pantai Gading.

"(Kami) ingin mengingat bahwa kami sepenuhnya independen dan mengambil posisi kami di tingkat nasional, dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik para pesepakbola Pantai Gading," kata AFI dalam sebuah pernyataan.

"Sejak didirikan hingga hari ini, AFI selalu bekerja dalam transparansi penuh demi kepentingan anggotanya. Inilah sebabnya mengapa ia ingin meyakinkan semua anggotanya tentang komitmennya untuk membela kepentingan mereka dan menghormati pilihan dan orientasi mereka untuk sepak bola Pantai Gading," jelasnya

Sekadar informasi, AFI adalah salah satu dari lima badan organisasi yang dapat mensponsori kandidat dalam pemilihan Presiden FA Pantai Gading. Perselisihan Drogba dan AFI berujung pada pengunduran diri mantan bintang Chelsea tersebut.

Artikel Asli