Tim Angkat Besi Indonesia Matangkan Strategi

koran-jakarta.com | Olahraga | Published at 23/07/2021 01:16
Tim Angkat Besi Indonesia Matangkan Strategi

TOKYO - Tim pelatih angkat besi Indonesia bersiap untuk adu strategi serta terus mematangkan persiapan para lifter yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo mulai Sabtu (24/7) besok.

Menurut pelatih kepala angkat besi Indonesia Dirdja Wihardja, pematangan strategi bakal dilakukan setelah tim pelatih mengetahui calon lawan dalam technical meeting , Kamis (22/7).

"Penentuan masuk grup B atau A ditentukan oleh total angkatan terbaik yang didaftarkan. Dari total angkatan yang didaftarkan, kemudian kita bisa tentukan mau berapa kilogram di snatch dan clean & jerk . Kalau daftar lawan sudah ada (di technical meeting ), ibaratnya angkatan terbaik sudah dikeluarkan," kata Dirdja dalam rilis pers KOI, kemarin.

Dirdja menambahkan jika sudah diketahui total angkatan yang didaftarkan, tim pelatih akan mulai menyusun strategi kombinasi angkatan yang akan dilakukan. Selama perlombaan, tim pelatih juga bakal terus memantau perkembangan lawan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pada Olimpiade 2016 Rio, misalnya, tim pelatih sudah menentukan total angkatan sejak awal demi mengamankan medali untuk Eko Yuli.

"Jadi awalnya kami langsung berusaha mengamankan medali. Setelah total angkatan kira-kira aman untuk medali, baru kami mengejar medali emas. Waktu itu lifter Kolombia berhasil di angkatan kedua sehingga dia yang mendapatkan medali emas," ujarnya.

Namun Dirdja mengakui bahwa pandemi Covid-19 telah membuat banyak kompetisi kualifikasi dibatalkan sehingga cukup sulit untuk memantau total angkatan resmi dari calon rival. Hanya ada dua kompetisi yang diikuti tim Merah Putih pada tahun ini, Kejuaraan Asia dan Kejuaraan Dunia Junior di Uzbekistan.

Saat ini, anggota tim angkat besi Indonesia sudah di Tokyo. Rombongan pertama yang terdiri dari Eko Yuli Irawan, Windy Cantika, Rahmat Erwin Abdullah, dan Nurul Akmal tiba di Tokyo pada Minggu (18/7), sementara Deni baru bergabung pada Rabu (21/7). ben/S-2

Artikel Asli