4 Pesepakbola Ceritakan Alasan Jadi Mualaf, Nomor 1 Gara-Gara Belajar Solat

okezone | Olahraga | Published at 20/07/2021 06:00
4 Pesepakbola Ceritakan Alasan Jadi Mualaf, Nomor 1 Gara-Gara Belajar Solat

SEJUMLAH pesepakbola dunia tak ragu mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Mereka bahkan memilih untuk berpindah agama dan menjadi seorang mualaf.

Beberapa pesepakbola ini pun tak ragu menceritakan soal perjalanan spiritualnya hingga akhirnya memeluk agama Islam. Kisah inspiratif pun kerap terselip dalam cerita-cerita tersebut.

Siapa saja pesepakbola tersebut? Berikut empat pesepakbola yang secara blak-blakan menceritakan alasannya untuk menjadi seorang mualaf.

4. Eric Abidal

Salah satu pesepakbola yang menceritakan secara gamblang alasannya menjadi mualaf ialah Eric Abidal. Pesepakbola asal Prancis ini memutuskan menjadi mualaf pada 2007. Ketika itu, Abidal berusia 28 tahun.

Eric Abidal

Dalam sebuah wawancara, Abidal pun menerangkan penyebabnya memilih menjadi mualaf. Legenda Barcelona itu membantah keputusannya menjadi mualaf diambil karena menikahi Heyet Kebir pada 2007.

Semua prosesnya natural. Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar terjadi bagi saya. Mengikutinya dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," terang Abidal.

3. Nicolas Anelka

Berikutnya, ada nama Nicolas Anelka. Mantan pemain Juventus ini juga memutuskan untuk berpindah agama. Dia secara sah memeluk agama Islam pada 1995, saat berusia 16 tahun.

Nicolas Anelka

Dengan begitu, Anelka sudah memeluk agama Islam sebelum berkarier sebagai pesepakbola profesional. Sebab, dia baru terjun menjadi pesepakbola profesional pada 1997. Atas keputusan ini, Anelka pun mengungkap alasannya untuk menjadi seorang mualaf.

"Saya merasakan hubungan dengan Tuhan dan itu mencerahkan hidup saya. Saya bangga menjadi muslim, agama penuh kedamaian dan saya belajar banyak dari Islam," kata Anelka dalam sebuah wawancara.

Artikel Asli