Emosional, Ratu Bulutangkis Malaysia Alami Gejolak Batin Jelang Olimpiade Tokyo 2020

indosport.com | Olahraga | Published at 13/07/2021 14:36
Emosional, Ratu Bulutangkis Malaysia Alami Gejolak Batin Jelang Olimpiade Tokyo 2020

INDOSPORT.COM Ratu bulutangkis Malaysia, Goh Liu Ying mencurahkan segala gejolak batinnya nan emosional jelang berkompetisi di Olimpiade Tokyo 2020.

Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Negeri Jiran yang akan tampil di Olimpiade Tokyo 2020, pada 24 Juli hingga 8 Agustus mendatang.

Berpartisipasi di ajang olahraga paling bergengsi di dunia membuat Goh Liu Ying mempersiapkan segala hal demi meraih hasil terbaik, terutama membawa pulang medali emas di Jepang.

Melalui akun media sosialnya baik di Instagram maupun Facebook, ganda campuran yang disebut sebagai ratu bulutangkis Malaysia ini menceritakan gejolak batinnya yang bercampur aduk saat mempersiapkan diri jelang Olimpiade Tokyo 2020.

Goh Liu Ying mengaku bahwa awalnya ia tak merasa tertarik untuk kembali tampil di Olimpiade untuk ketiga kalinya, karena menyadari sering mengalami cedera dan usianya tak lagi muda.

Namun semangatnya kembali membara, setelah keluar dari tim nasional dan statusnya berubah menjadi pemain independent, yang membuatnya kembali termotivasi ikut Olimpiade.

Ia dan Chan Peng Soon sempat kesulitan mempersiapkan finansial dan segala hal karena statusnya sebagai independen. Namun banyak orang dan pihak baik yang membantunya terutama tim nasional dan juga pihak sponsor selama bertanding sebagai pemain independen.

Jelang Olimpiade Tokyo 2020 pun gejolak batin Goh Liu Ying makin membuncah. Ia dan Chan Peng Soon rela tak bertemu keluarga karena mendapatkan bantuan pelatihan dari tim nasional, dengan syarat mau swab dan menjalani karantina selama berlatih.

Pandemi Covid-19 juga sempat membuat Goh Liu Ying merasa khawatir dan cemas untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020, namun tekad kuatnya untuk mengharumkan nama bangsa pun membuat ia harus berani dan percaya kepada pihak penyelanggara.

Artikel Asli