Bukayo Saka, Rashford dan Sancho Jadi Korban Rasis, Pemain Termuda Inggris di Piala Eropa 2020 Pasang Badan

okezone | Olahraga | Published at 13/07/2021 11:37
Bukayo Saka, Rashford dan Sancho Jadi Korban Rasis, Pemain Termuda Inggris di Piala Eropa 2020 Pasang Badan

LONDON Pemain termuda Inggris di Piala Eropa 2020, Jude Bellingham (18), angkat suara setelah sang rekan setim, Bukayo Saka, Jadon Sancho, dan Marcus Rashford, menjadi korban rasis kelar laga final kontra Italia. Ia menilai, pentingnya bagi negara untuk mengedukasi warganya perihal kasus rasisme yang berulang-ulang kali terjadi.

Pada laga tersebut, Inggris berhasrat mengakhiri penantian dahaga gelar juara di ajang Piala Eropa. Akan tetapi, harapan itu pupus ketika Inggris gagal memenangi drama adu penalti melawan Italia.

Marcus Rashford

(Tendangan penalti Marcus Rashford membentur tiang)

Saka, Sancho, dan Rashford pun menjadi tiga pemain yang menyebabkan Inggris menelan kekalahan 2-3 dari Italia. Pasalnya ketiganya gagal melakukan tugas dengan baik saat menjadi algojo di babak adu penalti.

Sejumlah pertanyaan pun muncul ketika pelatih Timnas Inggris yakni Gareth Southgate memilih ketiganya menjadi eksekutor. Sebab, ketiganya pun masih tergolong muda dan minim pengalaman untuk mengemban tugas berat sebagai algojo tendangan di adu penalti.

Namun, di luar itu, Saka, Sancho, dan Rashford langsung menjadi sasaran amarah para penggemar. Bahkan ketiganya menerima cemoohan yang mengarah ke tindakan rasisme dan membuat salah satu rekan setimnya, Jude Bellingham, merasa kesal.

Pemain berusia 18 tahun itu memasang badannya untuk membela ketiganya. Sebagai sesama pemain muda, dia justru bangga dengan Saka, Sancho, dan Rashford serta seluruh pemain yang ada di skuad Timnas Inggris.

Artikel Asli