Messi Lagi Nganggur, Eh Malah Juara Bareng Argentina

urbanasia.com | Olahraga | Published at 13/07/2021 08:51
Messi Lagi Nganggur, Eh Malah Juara Bareng Argentina

Buenos Aires - Lionel Messi pulang ke Argentina sebagai pahlawan usai membawa negaranya juara Copa America. Uniknya, Messi justru jadi juara bareng Tango saat berstatus tanpa klub.

Messi mengakhiri "kutukan" tak pernah juara bareng Argentina saat menghadapi Brasil di final Copa America 2021 , Minggu (11/7/2021) pagi WIB. Pada laga di Maracana Stadium, Argentina menang 1-0 lewat gol Angel Di Maria di menit ke-22.

Kemenangan itu cukup mengantarkan Argentina ke tangga juara setelah 28 tahun lamanya puasa. Argentina menahbiskan diri sebagai tim dengan gelar terbanyak di Amerika Selatan dengan 15 trofi.

Messi tentu paling senang karena dia akhirnya meraih trofi perdananya bareng Argentina, setelah selama ini dicap jago kandang. Ya, Messi yang bergelimang gelar bersama Barcelona justru kesulitan di Argentina.

Padahal Argentina punya pemain yang tak kalah kualitasnya dengan Barcelona. Messi sudah empat kali ke final sebelumnya bareng Argentina, tiga Copa America dan satu Piala Dunia, tapi semuanya berujung kegagalan.

Usai kekalahan di final Copa America 2016, Messi bahkan ingin mundur dari timnas karena tidak kuat dengan tekanan yang ada. Tapi Messi kemudian membatalkan niatnya.

Lalu, Messi usai Piala Dunia 2018 juga berkeinginan pensiun meski akhirnya berhasil dibujuk pelatih Argentina saat ini Lionel Scaloni. Ada satu yang unik dari keberhasilan Messi mengangkat trofi Copa America.

Messi justru jadi juara bersama Argentina ketika tak lagi berstatus pemain Barcelona. Messi kini tanpa klub karena kontraknya tak lagi diperpanjang Barcelona.

Memang kabarnya Messi ingin bertahan di Barcelona, tapi masih terganjal kontrak 'wah' yang bernilai 700 ribu euro per pekannya. Barcelona tidak bisa memberi Messi kontrak baru karena terganjal aturan Salary Cap LaLiga yakni di angka 170 juta euro.

Aturan ini berlaku setelah pandemi virus corona agar kondisi keuangan klub menjadi stabil. Sementara, Barcelona punya tagihan gaji besar ditambah utang yang menumpuk sehingga harus melepas banyak pemain, sebelum bisa mengontrak Messi lagi.

"
Artikel Asli