Barcelona Dikecam Sponsor Usai Dua Pemain Hina Orang Asia

Olahraga | urbanasia.com | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 08:41
Barcelona Dikecam Sponsor Usai Dua Pemain Hina Orang Asia

Barcelona - Barcelona harus bertanggung jawab kepada sponsor utamanya Rakuten. Sebab, perusahaan asal Jepang itu dibuat murka oleh aksi rasisme Antoine Griezmann dan Ousmane Dembele.

Kekesalan itu bermulai dari video yang viral di sosial media. Saat tur ke Jepang pada Juli 2019, Griezmann satu kamar dengan kompatrionya Dembele.

Di kamar hotel, Griezmann dan Dembele sempat meminta bantuan staf hotel untuk memasang konsol video game ke TV.

Di saat staf sedang memasangkan konsol tersebut, tiba-tiba Dembele berceletuk "Semua wajah jelek ini, supaya kami bisa bermain Pro Evolution Soccer. Apa tidak malu?," ujar Dembele kepada Griezmann saat si teknisi menjelaskan memakai bahasa Jepang.

"Bahasa kuno macam apa yang mereka pakai?" tanya Dembele lagi kepada Griezmann.

Setelah itu, Dembele rupanya tidak berhenti untuk mengejek staf hotel yang dianggap tidak piawai memasang konsol tersebut. Video itu lantas viral di media sosial yang membuat Dembele dikritik habis-habisan.

Alhasil, Dembele pun harus meminta maaf dan mengaku tidak bermaksud mengejek orang Asia.

"Adegan itu terjadi di Jepang. Hal tersebut bisa terjadi di mana saja di planet ini, saya akan menggunakan ekspresi yang sama," ujar Dembele di instastory akun @o.dembele7, Senin (5/7/2021).

"Jadi saya tidak menargetkan komunitas mana pun. Saya terkadang menggunakan ekspresi semacam ini secara pribadi, dengan teman-teman, terlepas dari mana asal mereka," sambungnya.

"Video ini sekarang beredar di publik. Saya dapat membayangkan bahwa itu bisa menyinggung orang-orang yang ada dalam video tersebut. Oleh karena itu, saya menyampaikan permintaan maaf saya yang paling tulus kepada mereka."

Meski Dembele sudah meminta maaf, rupanya Rakuten selaku sponsor utama Barcelona marah. Rakuten yang merupakan perusahaan teknologi asal Negeri Sakura itu akan mengajukan protes kepada Barcelona.

"Sejak Rakuten mendukung filosofi Barcelona dan mensponsori klub, ini jelas bukan pernyataan yang bisa diterima dan kami akan mengajukan protes resmi kepada Barcelona sekaligus meminta penjelasan," ujar CEO Rakuten Hiroshi Mikitani.

Tentu saja kejadian ini berdampak buruk untuk Barcelona yang cuma punya sisa setahun kontrak dengan Rakuten. Boleh jadi Rakuten akan pikir panjang untuk melanjutkan kerjasama itu.

"
Artikel Asli