Loading...
Loading…
Aksi Solidaritas 5 Atlet Dunia untuk Palestina

Aksi Solidaritas 5 Atlet Dunia untuk Palestina

Olahraga | sindonews | Rabu, 19 Mei 2021 - 11:21

JAKARTA - Gelombang dukungan untuk warga Palestina di seluruh dunia terus mengalir. Mereka seakan merasakan kepedihan yang sama ketika serangan udara Israel meluluhlantakkan Kota Gaza.

Tak hanya di jalan-jalan pusat kota dunia yang dipenuhi lautan manusia untuk memprotes serangan Israel ke Palestina. Beberapa atlet di dunia juga ikut menyuarakan dukungan mereka untuk Palestina.

Di Liga Primer Inggris misalnya. Sedikitnya enam pemain, yakni Mohamed Salah, Sadio Mane, Hamza Choudhury, Wesley Fofana, Paul Pogba dan Amad Diallo mengutuk keras serangan udara Israel ke Palestina.

Salah mendesak Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk menghentikan kekerasan di Palestina. Itu disampaikannya melalui akun media sosial Twitter.

Cara yang sama juga dilakukan rekan setim Salah di Liverpool, Sadio Mane. Dari 280 karakter yang disediakan Twitter, pemain asal Senegal itu hanya menuliskan 13 karakter saja dengan penambahan bendera Palestina.

Sementara empat pemain lainnya, yakni Choudhury, Fofana, Pogba dan Diallo justru menunjukkan aksi solidaritasnya jauh lebih nyata dengan mengibarkan bendera Palestina seusai menjalani pertandingan.

Tak hanya di sepak bola saja. Dukungan juga mengalir untuk atlet kriket, yakni Rashid Khan. Dia berbicara krisis yang sedang berlangsung di Palestina.

Berikut Dukungan Atlet Dunia untuk Palestina:

1. Mohamed Salah

"Saya menyerukan kepada semua pemimpin dunia termasuk Perdana Menteri negara yang telah menjadi rumah saya selama 4 tahun terakhir untuk melakukan segala daya mereka untuk memastikan kekerasan dan pembunuhan orang yang tidak bersalah segera berhenti. Sudah cukup," tulis Salah.

Im calling on all the world leaders including on the Prime Minister of the country that has been my home for the past 4 years to do everything in their power to make sure the violence and killing of innocent people stops immediately. Enough is enough. @BorisJohnson

Mohamed Salah (@MoSalah) May 11, 2021

2. Sadio Mane

"Menyayat Hati"

Heartbreaking. pic.twitter.com/kKOq2UkiMd

Sadio Man (@SMane_Officiel) May 11, 2021

3. Hamza Choudhury dan Wesley Fofana

Dua pemain muslim Leicester City, Hamzsh Choudhury dan Wesley Fofana melakukan aksi yang menarik perhatian dunia. Mereka berlari ke bagian sudut lapangan sambil membentangkan bendera Palestina usai mengantarkan The Foxes juara Piala FA.

Aksi solidaritas ini mendapatkan respon positif dari pemerintah Palestina melalui duta besarnya di Inggris, Dr. Husam Zomlot. Melalui akun Twitter pribadnya, ia memberikan surat terbuka untuk Choudhury dan Fofana atas aksi mereka sebagai perwakilan dari pemerintah Palestina.

"Ijinkan saya mewakili Pemerintah dan rakyat Palestina untuk mengucapkan terima kasih yang mendalam.Saat merayakan kemenangan di Piala FA, Hamza Choudhury dan Wesley Fofana memanfaatkan momen bersejarah itu untuk menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina. Bagi mereka (rakyat Palestina) yang terkepung, dijajah, dan dibombardir bertubi-tubi, apa yang kalian tunjukkan sungguh berarti."

Zomlot bahkan berencana mengundang Leicester City untuk bermain di Jerusalem, Ibu Kota Palestina yang merdeka. "Selamat untuk trofi juara Piala FA yang diraih. Kami semua berharap, suatu hari nanri Leicester City bisa bermain di Jerusalem, ibukota negara Palestina yang merdeka," tambahnya.

Letter to Hamza Choudhury and Wesley Fofana, Leicester Football Club, who used the occasion of the FA cup triumph to show solidarity with the Palestinian people@Wesley_Fofanaa@HamzaChoudhury1@LCFC #SavePalestine #Jerusalem #GazaUnderAttack pic.twitter.com/1gSm7tJnH8

Husam Zomlot (@hzomlot) May 15, 2021

4. Paul Pogba dan Amad Diallo

Pogba mengibarkan bendera Palestina dan rekan setimnya di United, Amad, menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestina di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Israel. Pogba dan Amad melakukan aksi solidaritas usai Manchester United ditahan imbang 1-1 melawan Fulham.

Aksi dua pemain Man United itu mengundang atensi banyak pihak, salah satunya anggota parlemen Inggris, Zarah Sultana. Melalui akun media sosial Twitternya, dia menulis: "Bertentangan dengan apa yang diyakini oleh banyak orang di media dan kelas politik, berdiri bersama orang-orang yang berjuang untuk kebebasan dan kesetaraan adalah hal yang populer dan arus utama. Orang secara naluriah menentang ketidakadilan, sehingga solidaritas tidak dapat dihentikan pada akhirnya," tulisnya.

Contrary to what many in the media and political class would have us believe, standing with people struggling for freedom and equality is popular and mainstream. People instinctively oppose injustice, and so solidarity cant ultimately be stopped.pic.twitter.com/Prq4PACEO9

Zarah Sultana MP (@zarahsultana) May 18, 2021

5. Rashid Khan

Rashid mengatakan sebagai seorang atlet yang bermain kriket di seluruh dunia, dirinya ingin melihat tidak ada lagi peperangan yang memakan korban jiwa.

"Sebagai seorang atlet yang bermain kriket di seluruh dunia, saya ingin melihat dunia ini lepas dari perang. Saya tidak bisa melihat orang-orang terbunuh di #Afghanistan & #Palestine. Tidak ada kejahatan yang lebih keji daripada pembunuhan seorang anak. Saya ingin anak-anak ini bangun dengan suara burung & bukan bom."

As an athlete who plays cricket around the world, I want to see this world out of war. I cant watch people being killed in #Afghanistan & #Palestine. No crime is more heinous than the killing of a child. I want these children to wake up to the sound of birds & not bombs.

Rashid Khan (@rashidkhan_19) May 12, 2021
Original Source

Topik Menarik