HUT Ke-70 PBSI Menyajikan Drama, Dangdut, hingga Joget TikTok

skor.id | Olahraga | Published at 07/05/2021 12:45
HUT Ke-70 PBSI Menyajikan Drama, Dangdut, hingga Joget TikTok
  • PBSI merayakan ulang tahun ke-70 pada Rabu (5/5/2021) lalu.
  • Perayaan ulang tahun PBSI digelar sederhana di Pelatnas Cipayung.
  • Dalam acara itu, para pebulu tangkis Indonesia menampilkan berbagai hiburan, dari drama hingga joget TikTok.

SKOR.id - Penampilan dari para pebulu tangkis Indonesia menyemarakkan acara syukuran HUT ke-70 PBSI yang jatuh Rabu (5/5/2021) lalu.

Walau digelar sederhana, ada yang spesial dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-70 Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Panitia pelaksana syukuran, untuk pertama kalinya, mewajibkan para pebulu tangkis di setiap sektor mempersembahkan penampilan.

Dari semua nomor yang mempersembahkan penampilan, ganda putri dan ganda campuran menjadi yang terbanyak menyita perhatian.

Ganda putri menggabungkan seni drama, gerakan aplikasi TikTok, hingga menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" milik Jamrud.

Greysia Polii dan kawan-kawan juga kompak memakai hoodie warna-warni untuk menambah kesan ceria saat tampil di atas panggung.

Yang lebih menghebohkan, di tengah-tengah penampilan, mereka memberikan sebuah kue ulang tahun, lengkap dengan angka 70.

"Awalnya, kami kumpul semua atlet ganda putri, berunding mau bikin apa. Junior memberi ide bikin TikTok," ujar Apriyani Rahayu.

"Kami setuju tapi kalau TikTok saja sudah biasa. Jadi, kami kombinasikan dengan sedikit drama dan bernyanyi termasuk ngasih kue."

"Intinya, kami memang mau tampil beda daripada yang lain," atlet kelahiran Lawulo, Sulawesi Tenggara itu menambahkan.

Apriyani pun berharap, menginjak usia 70, induk organisasi bulu tangkis nasional itu semakin kompak dan solid.

"Sekiranya di usia yang ke-70, PBSI semakin jaya, kompak dan solid," ujar rekan duet Greysia Polii tersebut.

"Saya sebagai atlet berharap PBSI terus memiliki kesamaan visi dan misi, baik dari pengurus, pelatih dan atletnya."

Berbeda dengan ganda putri, ganda campuran memilih cara yang lebih sederhana dalam penampilan mereka.

Mereka tampil dengan menyanyikan lagu berbahasa Jawa "Kartonyono Medot Janji" yang diaransemen jadi dangdut.

Tim ganda campuran pun mengajak hadirin untuk joget bersama sehingga suasana menjadi semakin hangat.

"Tadinya, yang akan maju hanya saya dan Rehan (Naufal Kusharjanto). Tapi,  akhirnya semua maju," ujar Zachariah Josiahno Sumanti.

"Biar tambah seru, kami mengaransemen lagunya menjadi dangdut. Ini tak ada persiapan sama sekali, spontan saja."

Lebih lanjut, pemain yang akrab disapa Zacha tersebut mengutarakan harapannya untuk PBSI di masa yang akan datang.

"Kami berharap PBSI bisa semakin jaya dan berprestasi. Doa juga untuk senior kami yang akan berjuang di Olimpiade Tokyo."

"Semoga mereka bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia," ujar pasangan Hediana Julimarbela tersebut.

HUT Ke-70, PBSI Gandeng Sponsor Anyar untuk Pelatnas

Ambisi Jadi Negara Adidaya Bulu Tangkis, PBSI Siapkan Grand Desain Pelatnas

&
Artikel Asli