Presiden Villarreal Bangga Cegah Dominasi Inggris di Eropa

republika | Olahraga | Published at 07/05/2021 06:50
Presiden Villarreal Bangga Cegah Dominasi Inggris di Eropa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Villarreal Fernando Roig puas timnya berhasil mencegah dominasi tim-tim Inggris dalam final dua kompetisi Eropa musim ini. Sebelumnya, Manchester City dan Chelsea sudah memastikan berlaga di final Liga Champions. Peluang All English Final tercipta di kompetisi kasta kedua Liga Europa, dengan Arsenal dan Manchester United (MU) tampil di semifinal. MU lolos ke final setelah menyingkirkan AS Roma, tapi Arsenal tak mampu ke partai puncak setelah dijegal Villarreal.

Villarreal menahan imbang Arsenal 0-0 dalam leg kedua semifinal di Stadion Emirates, London, Jumat (7/5) dini hari WIB. Kemenangan Villarreal dengan skor 2-1 pada pertemuan pertama di Spanyol menggaransi tiket final sekaligus mencegah All English Final.

"Bahwa ada tim Spanyol ke final jelas sesuatu yang hebat. Kami tidak ingin final dua kompetisi Eropa hanya diikuti tim-tim Inggris," kata Roig selepas leg kedua dilansir laman resmi UEFA.

"Jadi, sekarang ada tiga tim Liga Primer Inggris dan satu tim kecil dari Spanyol bernama Villarreal," ujarnya menambahkan.

Kesuksesan melewati Arsenal juga menandai kali pertama Villarreal mencapai final kompetisi bergengsi Eropa, setelah dalam empat percobaan sebelumnya mereka selalu terhenti di babak semifinal. Raihan itu semakin manis mengingat Arsenal adalah tim yang bertanggung jawab menyingkirkan Villarreal dari semifinal Liga Champions pada 2006.

"Bisa bertanding di final sebuah kompetisi Eropa jelas merupakan capaian penting. Kami lolos, akhirnya, dan kami akan menikmati raihan dan momen ini sebelum melakukan persiapan dengan bangga untuk tampil di final di Gdansk," kata Roig.

Villarreal lolos didampingi Unai Emery, pelatih paling cemerlang di Liga Europa dengan catatan menjuarainya tiga musim beruntun bersama Sevilla pada 2014 sampai 2016. Final antara Villarreal kontra MU akan digelar di Stadion Energa, Gdansk, Polandia, pada 27 Mei dini hari WIB.

Artikel Asli