Fakta Menarik Chelsea vs Real Madrid: Tuchel Digdaya Lawan Klub Spanyol

sindonews | Olahraga | Published at 05/05/2021 08:01
Fakta Menarik Chelsea vs Real Madrid: Tuchel Digdaya Lawan Klub Spanyol

LONDON - Sejumlah fakta menarik mengiringi laga Chelsea versus Real Madrid pada leg kedua semifinal Liga Champions 2020/2021 di Stamford Bridge, Rabu (5/5/2021) atau Kamis (6/5/2021) dini hari WIB. Ini penampilan pertama Madrid di empat besar sejak 2018, ketika mereka merebut trofi ke-13 mereka, sedangkan Chelsea terakhir mencapai semifinal pada tahun 2014, ketika disingkirkan Atletico Madrid.

The Blues memiliki keunggulan gol tandang setelah bermain 1-1 pada leg pertama di markas Los Blancos, Estadio Alfredo Di Stefano, pada 27 April. Chelsea mencetak gol pertama melalui Christian Pulisic pada menit ke-14 untuk menjadi orang Amerika pertama yang mencetak gol di semifinal Liga Champions Eropa. Tim tuan rumah menyamakan kedudukan 15 menit kemudian melalui tendangan voli Karim Benzema.

Chelsea dan Madrid telah bertemu dalam empat pertandingan sebelumnya. Pertemuan terakhir mereka sebelum pertandingan ini terjadi di Piala Super Eropa 1998 di Stade Louis II, Monaco. Chelsea yang saat itu pemegang Piala UEFA Cup Winners menang melawan Madrid, yang memenangkan Liga Champions. Gol Gustavo Poyet tujuh menit sebelum pertandingan berakhir memberikan kemenangan untuk The Blues.

Berikut fakta menarik jelang Chelsea versus Real Madrid seperti dikutip dari laman UEFA.

• Ini merupakan semifinal kompetisi Eropa ke-14 untuk Chelsea; rekor mereka adalah menang 6, kalah 7.

• Ini adalah usaha ke-17 Chelsea di Liga Champions dan yang ketiga dalam empat tahun terakhir. Pengecualian terjadi pada 2018/2019, ketika mereka memenangkan trofi Liga Europa di bawah Maurizio Sarri.

• Chelsea memetik tujuh kemenangan musim ini, yang menjadikan mereka meraih sepuluh kemenangan dalam 18 pertandingan terakhir Liga Champions (sisanya, seri 5, kalah 3).

• Chelsea hanya memenangkan tiga dari sembilan pertandingan Eropa terakhir mereka di Stamford Bridge (seri 4, kalah 2).

• Kemenangan di kandang atas Atletico mengakhiri lima pertandingan Chelsea tanpa kemenangan melawan tim tamu asal Spanyol di Stamford Bridge (seri 3, kalah 2).

• Pelatih Chelsea Thomas Tuchel tidak terkalahkan sebagai pelatih kepala melawan klub-klub Spanyol (menang 3, seri 4).

• Madrid telah memenangkan tiga pertandingan semifinal terakhir mereka, setelah kalah lima dari enam pertandingan sebelumnya.

• Ini adalah penampilan ke-14 Madrid di semifinal Liga Champions, yang menjadi rekor kompetisi, dua lebih banyak dari Barcelona dan Bayern.

• Ini adalah kampanye Liga Champions ke-25 Madrid -rekor bersama Barcelona. Mereka telah lolos ke babak sistem gugur dalam 25 musim mereka, juga terbaik di kompetisi ini.

• Gol Benzema pada Matchday 2 berarti dia telah menyamai rekor Lionel Messi dalam mencetak gol dalam 16 kampanye Liga Champions berturut-turut.

• Gol Benzema melawan Cadiz berarti dia sekarang telah membobol gawang 35 tim La Liga yang berbeda, menyamai rekor klub Raul Gonzalez.

• Raphael Varane diganti pada babak pertama melawan Osasuna pada hari Sabtu karena ketidaknyamanan di kaki kanannya.

• Sergio Ramos kembali dari operasi lutut yang membuatnya absen sejak 14 Januari dalam kemenangan kandang 2-1 melawan Elche pada 13 Maret. Namun, cedera otot betis yang dideritanya saat bertugas internasional bersama Spanyol membuatnya absen sejak 31 Maret.

• Setelah absen antara 28 November dan 30 Desember karena cedera otot, Eden Hazard mengalami cedera paha saat latihan dan tidak bermain sejak kekalahan dari Levante pada Januari sebelum masuk sebagai pemain pengganti melawan Elche. Namun, dia kemudian absen karena masalah otot lainnya, kembali sebagai pemain pengganti saat bermain imbang 0-0 di Real Betis pada 24 April.

• Ferland Mendy (betis) dan Federico Valverde (sakit) tidak bermain sejak leg kedua perempat final di Liverpool.

Artikel Asli