Timnas Indonesia Fokus Latihan Passing di TC Hari Keempat

sindonews | Olahraga | Published at 05/05/2021 00:30
Timnas Indonesia Fokus Latihan Passing di TC Hari Keempat

JAKARTA - Pemusatan latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam rangka persiapan mengikuti lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 memasuki hari keempat, Selasa (4/5/2021). Latihan digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta secara tertutup.

Berbeda dengan dua hari sebelumnya yang hanya dengan satu bus, kali ini para penggawa Timnas hadir menggunakan dua bus yang terparkir di area luar stadion. Berdasarkan pantauan semenjak masuk ke dalam stadion, terhitung sebanyak 24 pemain melakukan peregangan di awal-awal latihan.

Mereka menggunakan foam roller untuk melemaskan otot dan mencegah cedera dalam sesi pemanasan. Bila dibandingkan kemarin, kali ini penjagaan keamanan terpantau lebih longgar walaupun diinformasikan latihan masih tertutup.

Sejumlah masyarakat sipil tertangkap turut menikmati jalannya latihan. Sebagian mereka menonton di tribun, ada pula yang hingga duduk di bangku cadangan. Kemungkinan mereka baru saja bermain dan menyewa stadion ini.

Tak berselang lama, tepatnya pukul 21:00 WIB, petugas keamanan stadion mulai memerintahkan masyarakat untuk mengosongkan area. Area stadion steril dari masyarakat yang tadi sempat menyaksikan.

Latihan digelar malam hari selepas berbuka puasa. Suasana latihan para penggawa Timnas Indonesia diwarnai kegembiraan dan canda tawa. Namun, seketika atmosfirnya berubah menjadi serius ketika tim pelatih meniup peluit.

Mereka diinstruksikan membentuk beberapa kelompok kecil untuk melakukan sesi berikutnya. Bagi yang tidak kebagian kelompok, tim pelatih menghukumnya dengan melakukan push-up beberapa hitungan.

Kelompok kecil itu ternyata untuk latihan passing antar pemain di sesi berikutnya. Terbentuk empat kelompok yang dibedakan dengan warna rompi.

Dalam sesi ini, beberapa pemain berjersey bitu berusaha selama mungkin mempertahankan bola dari kejaran pemain lawan. Pemain lawan tersebut berjumlah 2-3 orang yang menggunakan rompi oranye.

Hal yang sama juga terlihat di sisi lapangan lain, kali ini pemain dengan rompi kuning mempertahankan bola dari kejaran pemain berompi merah. Terasa keseriusan dan panasnya tensi dalam sesi ini.

Terdengar teriakan suara lantang antar pemain yang meminta bola dioper kepadanya. Bahkan sesekali adu body dilancarkan hingga membuat lawannya tersungkur.

Latihan yang berlangsung kurang lebih satu setengah jam ini didominasi dengan latihan passing. Baik passing bola bawah dari kaki ke kaki, hingga sentuhan bola menggunakan kepala.

Hingga latihan keempat ini, belum ada instruksi kepada pemain untuk menutup latihan dengan internal game. Sebagaimana dikatakan asisten pelatih Nova Arianto, hingga hari keempat fokus latihan untuk peningkatan fisik.

Artikel Asli