India Open 2021 Batal, Peluang Hafiz/Gloria ke Olimpiade Tokyo Terancam?

Olahraga | indosport.com | Published at Kamis, 22 April 2021 - 10:16
India Open 2021 Batal, Peluang Hafiz/Gloria ke Olimpiade Tokyo Terancam?

INDOSPORT.COM - Beberapa waktu lalu, PBSI sempat merilis pernyataan perihal keuntungan yang didapat dari penundaan gelaran India Open 2021 untuk pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Kala itu, Kabid Bina Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, menyebutkan bahwa penundaan India Open 2021 merupakan keputusan yang tepat karena adanya lonjakan kasus positif virus corona di sana.

"Penundaan ini cukup menguntungkan. Selain kami tidak harus mengambil risiko tim terpapar Covid-19, Hafiz/Gloria juga setidaknya masih aman di peringkat delapan dengan dua turnamen kualifikasi yang tersisa," jelas Rionny Mainaky.

"Sebenarnya semua ini menguntungkan bagi kami, karena semakin sedikit kualifikasinya dan kami masih di peringkat delapan. Berbeda kalau kami tidak di posisi sekarang," timpal Hafiz Faizal, dilansir dari situs resmi PBSI.

Namun, belakangan muncul pro dan kontra di kalangan media, sehingga membuat PBSI merilis klarifikasi. Pasalnya, posisi Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja bisa saja terancam oleh Marcus Ellis/Lauren Smith.

Pasangan ganda campuran asal Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith kini tengah bersiap untuk mengikuti Kejuaraan Eropa 2021, di mana ajang ini juga masuk dalam penghitungan kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Sementara Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, dengan batalnya India Open 2021, mereka hanya menyisakan dua turnamen lagi untuk mengamankan poin ke Tokyo, yaitu Malaysia Open dan Singapore Open.

Demikian pula dengan Marcus Ellis/Lauren Smith juga akan ikut serta di Malaysia Open dan Singapore Open 2021. Mereka memiliki lebih banyak peluang untuk mendulang poin menuju Olimpiade Tokyo 2021 mendatang.

"Hal ini disampaikan tanpa melihat kondisi pasangan Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith yang akan bertanding di Kejuaraan Eropa. Ajang ini masuk dalam kualifikasi Olimpiade Tokyo 2021," tulis klarifikasi PBSI.

Artikel Asli