Juara MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo : Ini Kemenangan Spesial

Olahraga | inewsid | Published at Senin, 05 April 2021 - 06:25
Juara MotoGP Doha 2021, Fabio Quartararo : Ini Kemenangan Spesial

LOSAIL, iNews.id – Fabio Quartararo senang bisa menjuarai MotoGP Doha 2021, Senin (5/4/2021) dini hari WIB. Pembalap Tim Monster Energy Yamaha itu sukses menyentuh garis finis lebih dulu dibandingkan Jorge Martin dan Johann Zarco. Sementara itu, Valentino Rossi gagal memetik poin.

Quartararo mengatakan, kemenangannya itu sebagai sesuatu yang spesial. Dia sudah lama menantikan kemenangan balapan di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

Sepanjang kariernya di dunia balap motor, pembalap asal Prancis itu baru empat kali juara. Satu kemenangan diraihnya pada kelas Moto2 (GP Catalunya 2018) dan tiga lainnya direngkuh pada kelas MotoGP (GP Spanyol, Andalusia, dan Catalunya 2020).

Sukses di Losail membuat koleksi juaranya bertambah menjadi lima. Ini juga menjadi kemenangan pertamanya di luar Spanyol. Dia harus berjuang keras untuk meraihnya. Sebab, dia sempat tercecer ke posisi sembilan pada lima putaran awal.

Dengan mental yang kuat, Quartararo bisa memperbaiki posisinya sambil menjaga performa serta tingkat keausan ban. Puncaknya, pimpinan lomba diambil alih dari tangan Jorge Martin pada putaran ke-19.

Cara meraih kemenangan itu membuat Quartararo girang bukan kepalang. Sampai-sampai, pembalap berusia 21 tahun itu menyebutnya sebagai kemenangan yang spesial.

“Saya belum banyak mencatatkan kemenangan. Jadi, tentu saja ini adalah kemenangan yang spesial. Lagipula, saya menyodok dari belakang. Saya selalu ingin menang di Qatar dan sekarang sudah tercapai!” tutur Quartararo selepas balapan, dikutip dari Speedweek.

Sukses ini mengobati kekecewaannya pada seri perdana di tempat sama pekan lalu. Pada MotoGP Qatar itu, saat rekan setimnya, Maverick Vinales tampil sebagai juara, dia hanya bisa finis di peringkat kelima.

Hasil tersebut membuatnya kesal dan mengurung diri selama tiga hari di kamar hotelnya. Namun, kegagalan itu melecutnya untuk membalas di seri kedua ini.

“Minggu lalu, saya tidak bagus dalam menjaga ban selama balapan. Setelah balapan itu, saya sangat kesal dan mengurung diri di kamar hotel selama tiga hari,” ujar Quartararo.

“Hari ini, saya memilih strategi yang berbeda. Ketika saya melihat Maverick berada tepat di depan saya, saya langsung berpikir: ‘Momennya sudah datang! Sekarang giliran saya!’” ucap pembalap kelahiran Nice tersebut.

Kemenangan di Qatar itu semakin terasa spesial buat Quartararo. Sebab, itu adalah kemenangan pertamanya sebagai pembalap tim pabrikan Yamaha.

Artikel Asli