Bukan Cuma Polisi, Kapolres Malang Tekankan Peran Penting Warga Jaga Kamtibmas
JAKARTA – Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, penguatan sinergi menjadi kunci untuk menciptakan rasa aman.
Rulian menegaskan, pendekatan kepada masyarakat merupakan komitmen jajarannya dalam menindaklanjuti dan mengimplementasikan arahan terbaru Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
"Sebagaimana penekanan beliau, tugas kepolisian tidak hanya sekadar menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir mendengarkan aspirasi warga dan memberikan solusi nyata atas persoalan di masyarakat," kata Rulian saat bersilaturahmi dan menyerap aspirasi warga Desa Sukolilo di Wisata Gentong Mas, Dusun Napel, dikutip Kamis (29/10/2026).
Rulian menjelaskan, pendekatan dialogis melalui musyawarah menjadi fokus utama kepolisian dalam merespons setiap potensi masalah di tingkat desa.
"Kalau ada persoalan di masyarakat, mari kita komunikasikan bersama. Dengan musyawarah, kita bisa mencari solusi yang baik tanpa membiarkan masalah berlarut-larut. Kehadiran Polri harus menjadi solusi," ujarnya.
3 Pemain Timnas Indonesia yang Tampil Baik Lawan Malaysia, Nomor 1 Penyebab Gawang Garuda Aman
Lebih lanjut, Rulian menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dengan mengimplementasikan program unggulan Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono, yakni semangat Jogo Omah.
Menurutnya, menjaga keamanan wilayah harus dimulai dari lingkup terdekat, yakni rumah, keluarga, hingga lingkungan sekitar. "Mari kita bersama-sama menjaga keamanan mulai dari rumah, keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga seluruh wilayah Jawa Timur. Jangan menunggu masalah menjadi besar baru mencari jalan keluar," ucap Rulian.
Sementara itu, Kepala Desa Sukolilo Johni Arifin mengapresiasi koordinasi yang selama ini terjalin baik antara pemerintah desa, kepolisian, dan unsur Muspika. Ia juga berharap Polres Malang dapat memberikan edukasi hukum secara berkala kepada warga.
“Kami berharap ada sosialisasi hukum kepada masyarakat. Dengan begitu, warga bisa lebih memahami aturan dan mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan,” kata Johni.










