Tragis, Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas Terkubur di Kebun Teh
SUMEDANG – Sopir taksi online, Yogi Saparudin (35) ditemukan tewas terkubur di kawasan Perkebunan Teh Margawindu, Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku yang kini menjalani pemeriksaan.
Sebelum ditemukan tewas, Yogi yang merupakan warga Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, Sumedang, dilaporkan hilang kontak setelah menerima orderan pada Kamis 8 Oktober malam.
Istri korban kemudian melaporkan hilangnya Yogi. Rekan-rekan sesama pengemudi taksi online pun turut melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaan korban.
Dalam pencarian tersebut, mereka menemukan mobil milik Yogi terparkir di kawasan Peusar, Desa Baginda, pada Jumat 9 Oktober. Kecurigaan muncul setelah keterangan orang yang berada di dalam kendaraan korban disebut terus berubah-ubah.
Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo: Atas Nama Pemerintah, Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya
Rekan korban, Ari Prabawa, mengatakan Yogi terakhir diketahui menerima orderan menuju kawasan galian pasir di kaki Gunung Tampomas. Rekan-rekan korban, kata Ari, menduga orderan tersebut merupakan orderan fiktif yang digunakan untuk menjebak pengemudi.
"Menurut saya ini murni pembunuhan atau perampokan, karena ini oderan fiktif," ujarnya.
Yogi dikenal sebagai sosok yang baik, mudah bergaul, dan kerap membantu teman-temannya. Untuk itu, rekan-rekan korban berharap kasus tersebut dapat diungkap secara tuntas dan para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu, Satreskrim Polres Sumedang telah mengamankan dua orang terduga pelaku pembunuhan yang disebut bernama Ade dan Ilham. Namun, kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut karena masih memeriksa kedua terduga pelaku untuk mengungkap motif di balik kematian pengemudi taksi online tersebut.










