FIFA Resmikan Dua Lapangan Baru di Palestina, Hadirkan Ruang Aman Bermain Sepak Bola bagi Anak-Anak
KABAR baik datang bagi anak-anak dan masyarakat di wilayah Palestina, khususnya untuk para pencinta sepakbola di negara tersebut. Sebanyak dua lapangan mini FIFA Arena baru resmi dibuka di Tepi Barat untuk memberikan ruang yang aman dan nyaman dalam menikmati permainan sepak bola.
Fasilitas baru ini terletak di dua lokasi strategis, yakni di kawasan Marah Rabah, sebelah selatan Bethlehem, serta di Qusin, wilayah bagian utara Tepi Barat. Kehadiran lapangan ini diharapkan menjadi sarana rekreasi yang sangat dibutuhkan oleh warga setempat.
1. Fasilitas Baru di Palestina
Pembangunan fasilitas olahraga ini merupakan hasil kolaborasi antara FIFA bersama Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), serta mendapat dukungan finansial dari pemerintah Swiss melalui Departemen Luar Negeri Federal.
Kehadiran lapangan tersebut dinilai sangat krusial di tengah situasi sulit yang dihadapi masyarakat Tepi Barat saat ini. Berbagai pembatasan yang berlaku seringkali membatasi akses warga terhadap pendidikan, layanan publik, hingga kegiatan olahraga sehari-hari.
2. Harapan ke Depan
Sebagai penanda pembukaannya, kedua lapangan baru ini langsung digunakan untuk menggelar turnamen bertajuk Unite for Peace: Kids’ Cup. Sebanyak lebih dari 150 anak yang terbagi dalam 14 tim lokal ambil bagian dalam kompetisi lima hari tersebut.
"Nilai dari fasilitas FIFA Arena ini akan diukur dari apa yang terjadi di atas lapangan setiap hari," ujar Presiden FIFA Gianni Infantino, dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (23/9/2026).
Infantino juga menambahkan bahwa kehadiran ruang bermain ini sangat berarti bagi anak-anak yang tumbuh di tengah keterbatasan.
"Bagi anak-anak yang tinggal di komunitas di mana kehidupan sehari-harinya sering terganggu oleh pembatasan dan ketidakpastian, memiliki tempat di mana mereka bisa bermain sepak bola, bertemu teman, dan berpartisipasi dalam olahraga terorganisir menjadi hal yang amat penting," imbuh Infantino.
Rangkaian turnamen anak-anak ini dijadwalkan akan berakhir pada 25 September mendatang. Pertandingan pemungkas sekaligus upacara penghargaan akan menandai peresmian formal dari kedua fasilitas FIFA Arena tersebut.
Melalui program ini, FIFA berharap lapangan mini yang telah dibangun tidak sekadar menjadi proyek seremonial. Fasilitas tersebut dirancang agar dapat terus berfungsi sebagai pusat komunitas yang aktif dalam jangka panjang.
Dengan adanya infrastruktur yang aman dan aksesibel ini, anak-anak di Marah Rabah dan Qusin kini memiliki tempat permanen untuk berlatih dan bersosialisasi. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen global dalam memajukan sepak bola yang inklusif di berbagai belahan dunia.










