Pep Guardiola Akhir Buka Suara Tolak Tawaran Latih Timnas Italia, Ini Penjelasannya
JAKARTA - Pelatih berkebangsaan Spanyol, Pep Guardiola, akhirnya buka suara soal dirinya menolak tawaran untuk melatih Timnas Italia.
1. Guardiola Tolak Latih Timnas Italia
Diketahui, posisi pelatih Timnas Italia kini sedang kosong sepeninggal Gennaro Gattuso yang gagal membawa Azzuri lolos ke Piala Dunia 2026. Ini menjadi kali ketiga secara beruntun Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia.
FIGC melakukan perombakan demi mengembalikan reputasi sepak bola Italia. Legenda AC Milan, Paolo Maldini, ditunjuk sebagai Direktur Teknik dan Leonardo menjadi penasihatnya.
Demi mengembalikan kejayaan Timnas Italia, Pep Guardiola dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengisi posisi pelatih. Maldini dan Leonardo pun terbang ke Spanyol untuk menawari Pep Guardiola pekerjaan tersebut.
Namun, mantan pelatih Manchester City itu menolak tawaran untuk melatih Timnas Italia, meski FIGC telah berupaya keras membujuknya, melansir Tuttomercatoweb, Senin (27/7/2026).
Melansir La Gazzetta dello Sport, Guardiola menyampaikan keputusan akhirnya semalam, mengakhiri spekulasi selama berminggu-minggu tentang masa depannya.
"Terima kasih. Saya merasa terhormat, tetapi saya belum merasa siap saat ini," katanya.
Seperti yang dijelaskan Maldini pada hari Kamis, persyaratan finansial bukanlah penghalang. Guardiola ingin beristirahat dari dunia kepelatihan dan tetap tidak yakin meskipun federasi bersedia membangun struktur kepelatihan yang memungkinkannya untuk melatih Italia sambil tetap tinggal di Barcelona bersama keluarganya.
Pada akhirnya, mantan manajer Manchester City itu memutuskan waktunya belum tepat.
Meskipun FIGC belum membuat pengumuman resmi, keputusan Guardiola secara efektif mengakhiri upaya federasi untuk mendapatkan salah satu pelatih paling berprestasi di dunia sepak bola.
Perhatian kini diperkirakan akan beralih ke Andrea Pirlo, yang dipahami sebagai alternatif utama.
Menurut laporan tersebut, Maldini dan Leonardo percaya mantan gelandang Italia itu adalah orang yang tepat untuk memulai babak baru Azzurri.








