Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
MEKSIKO - Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang wilayah lepas pantai selatan Meksiko pada Jumat (17/7/2026) malam. Gempa tersebut memicu peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah di kawasan Pasifik.
Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan yang dilaporkan di Meksiko dan Guatemala akibat gempa tersebut, melansir BBC. Meski, guncangan juga dirasakan hingga El Salvador.
Sekretaris Angkatan Laut Meksiko, Laksamana Raymundo Morales, mengatakan tidak ada dampak serius akibat gempa tersebut. Namun, masyarakat tetap disarankan untuk menjauhi wilayah pantai.
Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat memperingatkan kemungkinan adanya "gelombang tsunami berbahaya" di sepanjang pantai Meksiko dan Guatemala. Sistem tersebut kemudian mencatat gelombang setinggi 0,3 meter (1,1 kaki) di atas permukaan air pasang di Puerto Madero dan Chiapas, Meksiko.
Beberapa jam setelah peringatan awal dikeluarkan, pusat peringatan tsunami menyatakan ancaman telah berlalu. Meski demikian, masyarakat di wilayah terdampak tetap diminta untuk, "tetap waspada dan berhati-hati seperti biasa di dekat laut".
Gempa tersebut terjadi di dekat kota nelayan Puerto Madero, Meksiko, pada pukul 08.49 waktu setempat atau 14.49 GMT, Jumat. Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa tersebut memiliki kedalaman 15,2 kilometer.
Gubernur Oaxaca Salomón Jara Cruz mengatakan gempa dirasakan dengan intensitas sedang. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan signifikan di wilayah tersebut.
Sementara itu, Gubernur Chiapas Eduardo Ramírez, wilayah yang paling dekat dengan pusat gempa, juga menyebut tidak ada dampak serius. Ia mengatakan telah menginstruksikan kabinetnya untuk menangguhkan kegiatan administrasi dan meminta sektor swasta melakukan hal serupa.
Di Guatemala dan El Salvador, gempa mengguncang sejumlah bangunan, memicu evakuasi, serta menyebabkan beberapa warga meninggalkan rumah mereka, menurut laporan kantor berita Reuters.
Sejumlah gempa susulan dengan magnitudo antara 4,7 hingga 6 juga tercatat setelah gempa utama.
Presiden Guatemala Bernardo Arévalo mengatakan badan penanggulangan bencana negara telah dikerahkan untuk menangani gempa berkekuatan magnitudo 5,6 yang berpusat di Quetzaltenango. Ia menambahkan, hingga kini belum ada laporan korban jiwa.
"Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti rekomendasi," katanya melalui X.
Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (NOAA), yang mengoperasikan pusat peringatan tsunami, memperkirakan gelombang tsunami akan memiliki ketinggian kurang dari 0,3 meter di atas permukaan air pasang di sepanjang pantai El Salvador, Kolombia, Costa Rica, Ekuador, Nikaragua, Panama, Peru, dan Honduras.
Menurut NOAA, tsunami merupakan rangkaian gelombang dengan jeda waktu antar-puncak mulai dari lima menit hingga satu jam dan dapat berlangsung selama berjam-jam. Dalam kejadian ini, gelombang tercatat berlangsung selama 12 menit di Puerto Madero dan 28 menit di Chiapas.
"Orang-orang yang terjebak di dalam air saat tsunami dapat tenggelam, tertimpa puing-puing di dalam air, atau tersapu ke laut," kata NOAA.
NOAA juga menyatakan instansi pemerintah di wilayah pesisir yang terancam perlu menginstruksikan penduduk yang berisiko. Masyarakat di wilayah terdampak juga diminta untuk "tetap waspada terhadap informasi dan mengikuti instruksi dari otoritas nasional dan lokal".










