Kronologi Aktor Muzakki Ramdhan Jadi Korban Kekerasan di Toilet Mall
JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan datang dari aktor remaja, Muzakki Ramdhan. Bintang film Na Willa ini diduga menjadi korban kekerasan oleh pria tak dikenal di sebuah toilet umum di salah satu mall.
Kejadian bermula saat Muzakki tengah menikmati waktu di arena bermain. Usai menaiki wahana roller coaster, remaja berusia 16 tahun ini merasa mual hebat dan terburu-buru menuju toilet.
"Kondisinya aku lagi mual dan memang pengen muntah karena habis naik roller coaster," tulis Muzakki Ramadhan dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @muzakki.ramdhan, dikutip Jumat (12/6/2026).
Karena kondisinya tersebut, Muzakki tak sengaja menutup pintu bilik toilet dengan keras.
"Buru-buru aku lari ke bilik kamar mandi, karena buru-buru aku ngga sengaja nutup pintu toiletnya kekencengan," katanya.
Namun, ketidaksengajaan itu berujung petaka. Rupanya, ada seorang pria dewasa di bilik sebelah yang merasa terganggu. Pria bertubuh besar tersebut kemudian membuntuti Muzakki saat keluar dari toilet.
Sule Persilakan Teddy Pardiyana Ajukan Banding setelah Penetapan Ahli Waris Ditolak PA Bandung
"Ternyata ada seorang bapak-bapak yang tubuhnya lebih besar dari aku ngikutin aku jalan keluar," lanjut Muzakki.
Ketegangan terjadi di lorong depan toilet. Muzakki ditarik dan dimarahi dengan nada tinggi. Pria tersebut menuduh Muzakki sengaja menendang pintu toilet meski sang aktor sudah mencoba menjelaskan dan meminta maaf berkali-kali.
Akan tetapi, pria tersebut tetap melayangkan kekerasan fisik.
"Sudah minta maaf beberapa kali, bapak itu dorong mukaku kenceng dengan telapak tangan terbuka. Sampai aku terdorong dan kepalaku mengenai dinding," katanya.
Akibat kejadian tersebut, Muzakki mengalami luka di bagian bibir hingga berdarah. Tak hanya luka fisik, remaja asal Aceh ini juga mengalami trauma berat dan syok di lokasi kejadian.
"Bibir aku berdarah. Aku shock. Badanku nggak bisa gerak karena aku ketakutan," ucapnya.
Dalam ketakutannya, Muzakki bahkan sampai berlutut untuk memohon maaf demi meredam emosi pria tersebut.
Muzakki sendiri sangat menyayangkan aksi arogan tersebut, mengingat insiden itu murni karena kesalahpahaman.
"Semuanya cuma kesalah pahaman. Nggak seharusnya aku jadi korban kaya gini," tutupnya.





