Viral Anak Ruben Onsu Pijit Pacar Sarwendah, Kuasa Hukum: Orang Asing Jadi Ayah

Viral Anak Ruben Onsu Pijit Pacar Sarwendah, Kuasa Hukum: Orang Asing Jadi Ayah

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 9 Juni 2026 - 12:15
share

JAKARTA – Video yang memperlihatkan putri bungsu Ruben Onsu, Thania Putri Onsu, memijit punggung Giorgio Antonio menggunakan kaki menjadi perbincangan di media sosial. Menanggapi viralnya video tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan kekhawatiran kliennya terkait kedekatan anak-anak dengan sosok lain di luar keluarga.

Minola mengaku belum sempat melihat langsung video yang beredar. Namun, ia menilai situasi tersebut berkaitan dengan kekhawatiran Ruben mengenai relasinya dengan anak-anak pasca perceraian.

“Yang dia sangat khawatirkan adalah ketika seorang ayah itu menjadi orang asing dan orang asing menjadi ayah,” kata Minola, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.

Menurut Minola, tindakan seorang anak memijit orang dewasa mungkin dianggap sebagai hal yang biasa. Namun, dari sudut pandang Ruben, peristiwa tersebut memiliki makna yang lebih mendalam.

“Meskipun memang kelihatannya itu suatu hal yang biasa, anak kecil kita minta untuk memijiti punggung kita. Namun, kalau dari sisi kacamata Ruben, ini bisa dilihat bahwa anaknya itu sudah mungkin karena sesuatu dan lain hal, ada suatu kondisi di mana anaknya sudah merasa orang asing itu selayaknya seorang ayah,” ujarnya.

Ayah Dianggap Orang Asing

Minola mengatakan Ruben memiliki kekhawatiran bahwa dirinya perlahan dianggap asing oleh anak-anaknya sendiri. Karena itu, hak untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak menjadi salah satu poin penting yang diperjuangkan dalam kesepakatan pasca perceraian.

Menurutnya, dalam kesepakatan yang tertuang dalam Akta 39, Ruben meminta adanya waktu khusus untuk berkumpul bersama anak-anak selama dua hingga tiga hari setiap pekan. Hal tersebut dimaksudkan agar peran seorang ayah tetap hadir dalam kehidupan anak-anaknya.

“Hal pertama yang diminta oleh Ruben dan dicantumkan dalam perjanjian tersebut adalah adanya waktu dua sampai tiga hari dalam satu minggu berkumpul dengan ayahnya,” katanya.

“Sehingga tidak ada celah, tidak ada lubang yang harusnya itu menjadi porsinya Ruben sebagai ayah untuk mengisinya, lalu diisi oleh orang lain,” lanjutnya.

Namun, Minola menilai kesepakatan tersebut belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan hingga saat ini.

“Nah, tapi kan itu tidak terealisasi sampai hari ini,” kata Minola.

Topik Menarik