Ditolak Masuk AS, Wasit Somalia Omar Artan Gagal Tugas di Piala Dunia 2026

Ditolak Masuk AS, Wasit Somalia Omar Artan Gagal Tugas di Piala Dunia 2026

Terkini | okezone | Selasa, 9 Juni 2026 - 12:03
share

KONTROVERSI kembali mewarnai penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Terbaru, wasit bernama Omar Artan, tidak diizinkan masuk ke Amerika Serikat (AS) sehingga gagal bertugas.

Artan sedianya akan mencatat sejarah. Lelaki berusia 32 tahun itu bakal menjadi wasit asal Somalia pertama yang bertugas di Piala Dunia.

1. Diminta Putar Balik

Harapan yang sudah membumbung tinggi di benaknya itu buyar seketika saat menginjakkan kaki di Miami International Airport, Miami, pada akhir pekan silam. Ia ditolak masuk AS kendati punya visa.

Somalia merupakan salah satu negara yang masuk daftar hitam dari Pemerintah AS. Artan, yang menyandang status wasit terbaik Afrika 2025, diminta untuk putar balik ke Istanbul, Turki, tempatnya berangkat menuju Negeri Paman Sam.

Alhasil, Artan gagal bertugas di Piala Dunia 2026. Hal itu diperkuat dari pernyataan resmi seorang juru bicara FIFA mengenai insiden yang menimpa salah satu wasitnya tersebut.

“FIFA mengonfirmasi Omar Abdulkadir Artan tidak akan bisa berlatih dan bertugas di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke AS,” bunyi pernyataan sang juru bicara, dikutip dari DW, Selasa (9/6/2026).

 

2. Pertahankan Standar

Walau dipastikan gagal bertugas, Artan memilih tetap bersikap positif. Ia pun mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang diberikan FIFA dan CAF. Insiden tersebut tidak akan menyurutkan tekadnya untuk terus menjadi pengadil papan atas.

“Saya berterima kasih kepada FIFA dan CAF atas dukungan mereka dan akan tetap mempertahankan standar kepemimpinan saya sebagai wasit,” tegas Artan.

“Saya ingin berterima kasih kepada keluarga sepakbola atas pesan-pesan mereka dan mendoakan yang terbaik untuk kolega-kolega saya  selama Piala Dunia. Saya tidak sabar bergabung dengan mereka lagi di kompetisi-kompetisi berikutnya,” tutup sang wasit.

Omar Artan bukanlah satu-satunya korban dari kebijakan ekstrem Departemen Imigrasi AS. Timnas Uzbekistan juga mendapat perlakuan tidak menyenangkan jelang laga uji coba melawan Timnas Belanda.

Topik Menarik